1 dari 7 Pelaku Penembakan Pos Polisi Panton Reu Berhasil Diamankan

- Editorial Team

Rabu, 10 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, TRIBRATA TV

Tim Gabungan Polres Aceh Barat dan Ditreskrimum Polda Aceh, berhasil mengamankan satu dari tujuh pelaku penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh Barat.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Winardy melalui keterangan tertulisnya kepada TRIBRATA TV, Selasa (9/11/2021).

Winardy memaparkan, pelaku yang diamankan berinisial JH yang dalam aksi penembakan itu berperan sebagai pemantau sekaligus operator HT sebelum dan sesudah peristiwa penembakan terjadi.

“JH ditangkap karena diketahui terlibat dalam penembakan pos polisi tersebut dan enam pelaku lainnya sampai saat ini masih terus diburu,” jelasnya.

BACA JUGA  Pencuri Sepeda Motor Diringkus Polres Labuhanbatu

Menurut Winardy, dari hasil penyidikan dan pemeriksaan terhadap JH, motif penembakan Pol Pol Panton Reu imbas dari sakit hati terhadap aparat kepolisian yang sering melakukan penindakan terhadap tambang-tambang ilegal di daerah Aceh Barat.

Hasil interogasi, terungkap senjata yang digunakan dalam penembakan tersebut senjata mesin jenis AK 56 dan M16.

“Namun saat ini baru 2 unit HT dan satu sepeda motor yang sudah berhasil diamankan dan sejauh ini, penyidik sedang mendalami pemeriksaan secara maraton terhadap JH untuk mengetahui asal usul senjata yang mereka gunakan”, sebutnya.

Winardy mengungkapkan, sebelumnya Ditreskrimum Polda Aceh sudah mengamankan lima orang terkait penembakan Pos Pol Panton Reu, Namun dalam penangkapan itu empat orang sudah lebih dulu dilepaskan karena tidak terbukti terlibat.

BACA JUGA  Kurang 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Perampokan Bersenjata Tajam di Jalan Tol yang Viral

Dalam penangkapan itu dari lima orang yang diamankan petugas hanya menahan berinisial DP. Ia dikenakan dengan UU Darurat karena diketahui menyimpan 3 butir peluru aktif kaliber 5,56 mm tetapi setelah dilakukan pendalaman alibi dan motifnya secara scientific investigation oleh penyidik, DP tidak terbukti terlibat dalam aksi penembakan.

“Karena tidak terlibat, DP dikembalikan ke pihak keluarga setelah ada jaminan dari keluarga dan pengacaranya serta Geuchik (Kades-Red) untuk ditangguhkan penahanan terhadap DP”, ungkap Winardy. (Jasman)

BACA JUGA  Pulang Antar Orderan, Pengedar Sabu Diciduk di Rusunawa

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm
Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:07 WIB

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Berita Terbaru