Ambon, TRIBRATA TV
9 Januari 2026 — Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon tahun 2026, diskursus kepemimpinan mulai menguat di kalangan kader. Pembahasan tidak hanya berfokus pada figur yang maju sebagai Ketua Umum, tetapi juga pada nilai dan arah kepemimpinan yang dibutuhkan organisasi ke depan.
Dalam dinamika internal HMI yang penuh perbedaan serta kondisi sosial Kota Ambon yang multikultural, sosok pemimpin ideal dinilai harus mampu menyatukan gagasan, merawat perbedaan, dan menggerakkan potensi kader secara kolektif. Salah satu gagasan yang mengemuka adalah HMI SINERGI yang diperkenalkan oleh Muhammad Rizqi Tuasikal.
Muhammad Rizqi Tuasikal menegaskan bahwa sinergi merupakan kebutuhan objektif HMI Cabang Ambon saat ini, bukan sekadar slogan.
“HMI Cabang Ambon memiliki banyak kader dengan potensi besar. Tantangan kita bukan pada kekurangan sumber daya manusia, tetapi bagaimana menyatukan potensi itu dalam satu gerak kolektif yang terarah,” ujar Rizqi kepada TRIBRATA TV.
Ia menilai, fragmentasi internal dan melemahnya tradisi intelektual harus dijawab dengan kepemimpinan yang inklusif dan dialogis.
“Perbedaan adalah keniscayaan dalam organisasi kader. Tugas pemimpin bukan menghapus perbedaan, tetapi merawatnya agar menjadi energi konsolidasi, bukan sumber perpecahan,” katanya.
Lebih lanjut, Rizqi menekankan pentingnya menjembatani nilai ideologis HMI dengan praksis nyata di tengah masyarakat.
“Nilai Insan Cita dan Nilai Dasar Perjuangan tidak boleh berhenti di ruang pengkaderan. Ia harus hidup dalam kerja intelektual, riset, dan pengabdian sosial yang berkelanjutan,” jelasnya.
Menurutnya, tantangan apatisme mahasiswa, pragmatisme zaman, serta disrupsi digital menuntut kepemimpinan yang mampu membangun kesadaran kolektif, bukan sekadar popularitas sesaat.
“HMI ke depan membutuhkan pemimpin yang bekerja secara konsisten, meski tidak selalu tampil di permukaan. Yang terpenting adalah keberlanjutan gerak dan dampak nyata bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Menjelang Konfercab 2026, Rizqi berharap seluruh kader dapat menjadikan momentum tersebut sebagai ruang refleksi dan pendewasaan demokrasi organisasi.
“Konferensi Cabang harus menjadi ruang adu gagasan dan refleksi bersama, bukan sekadar perebutan posisi. Masa depan HMI Cabang Ambon harus ditempatkan di atas kepentingan jangka pendek,” pungkasnya. (M. Marasabessy)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









