BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Wates Karangwuni, Usai Dugaan Insiden Program Makan Bergizi Gratis

- Editorial Team

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta,TRIBRATA.TV – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kulon Progo Wates Karangwuni setelah muncul dugaan kejadian menonjol yang melibatkan sejumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diambil sebagai tindakan preventif sambil menunggu hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sleman, Harsono Budi Waluyo, mengatakan penghentian sementara operasional merupakan prosedur standar untuk memastikan keamanan pangan sekaligus memberikan ruang bagi proses investigasi yang menyeluruh.

“Kami menyampaikan keprihatinan atas adanya dugaan kejadian tersebut. Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat merupakan prioritas utama Badan Gizi Nasional. Oleh karena itu, operasional SPPG dihentikan sementara sebagai langkah preventif sambil menunggu hasil investigasi,” kata Harsono dalam keterangan pers di Yogyakarta, Selasa (21/7/2026).

Harsono menjelaskan, BGN bersama KPPG Sleman langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, Balai POM, pemerintah daerah, dan sejumlah pihak terkait untuk menangani kejadian tersebut sekaligus menelusuri penyebabnya.

Menurut dia, tim saat ini melakukan serangkaian langkah investigasi, mulai dari menghentikan sementara operasional SPPG yang bersangkutan, memberikan pendampingan kepada penerima manfaat yang mengalami keluhan kesehatan, hingga mengambil sampel makanan, bahan baku, air, dan sampel pendukung lainnya untuk diuji di laboratorium yang berwenang.

Selain itu, petugas juga memeriksa proses pengolahan, penyimpanan, distribusi makanan, penerapan higiene dan sanitasi, serta kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar evaluasi sebelum operasional SPPG dapat kembali dijalankan.

Berdasarkan data yang diterima KPPG Sleman hingga siang hari pada 21 Juli 2026, sebanyak 27 peserta didik dilaporkan mengalami gejala. Harsono menyebut seluruh siswa tersebut telah berada dalam kondisi baik.

Meski demikian, Harsono menegaskan penyebab kejadian hingga kini masih dalam proses investigasi. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan resmi diterbitkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil investigasi resmi. Badan Gizi Nasional berkomitmen menyampaikan perkembangan secara transparan dan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap standar keamanan pangan maupun prosedur operasional,” ujarnya.

Di sisi lain, hingga berita ini ditulis, hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan, bahan baku, air, maupun pemeriksaan lainnya masih belum diumumkan. Dengan demikian, penyebab dugaan kejadian tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil investigasi dari instansi yang berwenang.

KPPG Sleman menegaskan akan terus mengawal proses penanganan kasus tersebut bersama seluruh instansi terkait. Sebagai instansi vertikal Badan Gizi Nasional yang membawahi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah bagian selatan, KPPG Sleman memastikan setiap penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis memenuhi standar keamanan pangan, mutu gizi, higiene, dan sanitasi demi menjaga keselamatan seluruh penerima manfaat.

Perkembangan hasil investigasi akan disampaikan kepada publik setelah seluruh proses pemeriksaan dan pengujian laboratorium selesai dilakukan.(Dik.)

 

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Berhadiah Jutaan Rupiah Dimulai
115 Siswa SMPN 3 Wates Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, 27 Dirawat di Puskesmas
Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja
Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan
Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan
Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer
Korem 072/Pamungkas dan KADIN DIY Sukses Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Bergeliat
Gerakan ANANDA BERSINAR Warnai MPLS di Sleman, BNNK Jangkau 108 Sekolah

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Wates Karangwuni, Usai Dugaan Insiden Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:57 WIB

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Berhadiah Jutaan Rupiah Dimulai

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:49 WIB

115 Siswa SMPN 3 Wates Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, 27 Dirawat di Puskesmas

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja

Senin, 20 Juli 2026 - 11:10 WIB

Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan

Berita Terbaru