Menanti Penertiban Ponton Timah Ilegal di Pulau Kianak

- Editorial Team

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka, TRIBRATA TV

Nelayan yang tergabung dalam kelompok Nelayan Pecinta Teluk Kelabat Dalam mengaku kesal dengan semakin maraknya aktivitas Ponton Isap Produksi (PIP) di Pulau Kianak dan Mengkubung Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mereka dengan tegas menyampaikan perang terbuka terhadap penambangan PIP dan meminta aparat penegak hukum jangan ikut campur.

“Karena nelayan sudah beberapa kali mengimbau juga tidak digubris, begitu juga dari kepolisian mengimbau tidak digubris, jadi kami nelayan mau perang terbuka dengan penambang PIP, ”ujar SDR perwakilan nelayan yang dikenal keras dalam memperjuangkan perairan Teluk Kelabat Dalam agar bebas dari tambang ilegal, Selasa (30/11/2021).

Dia mengatakan, sejak beberapa pekan terakhir para nelayan kerap mendatangi sejumlah lokasi PIP di perairan Teluk Kelabat Dalam agar segera angkat kaki dari wilayah tangkap nelayan. Namun sayangnya imbauan nelayan tersebut tak kunjung digubris malah sebaliknya aktivitas PIP semakin menjadi.

BACA JUGA  Penambangan Emas Ilegal di Bengkayang Masih Berjalan

“Sudah berulang kali kami imbau agar mereka (penambang) segera menghentikan kegiatannya, tapi imbauan kami hanya diangap angin lalu. Nah, sekarang apa boleh buat kami sampaikan perang terbuka disini. Kami tidak menyalahkan aparat kepolisian yang sudah menjalankan tugas,” terangnya.

Sementara dari informasi dilapangan, aktivitas tambang ilegal di Pulau Kianak Kecamatan Riau Silip masih berlangsung. Terdapat ratusan PIP beroperasi meski telah diberitakan wartawan dan belum ada tindakan dari aparat.

“Masih berjalan dan makin banyak. Dilokasi juga belum ada tanda tanda akan ada tindakan dari aparat. Kami berharap Pak Gubernur segera menyikapi masalah ini biar tidak ada gejolak dari masyarakat khususnya para nelayan,”terang SDR.

BACA JUGA  Polres Labuhanbatu Amankan 25 Kg Sabu dan Tangkap 2 Nelayan

Sementara itu Dir Polairud Polda Babel Kombes Pol M Zainul saat dihubungi meminta agar wartawan segera menghubunggi Kapolres Bangka dan Kasat Polairud karena berada di wilayah hukum yang bersangkutan.

“Coba ke Kapolres dulu, karena itu wilayah wilayah Polres, kalau memang tidak mau maka saya yang akan turun, kalau saya pasti turun. Polres juga banyak dak bergerak ya, nanti saya kasih tau Polres supaya bergerak,”tegasnya

Sementara Gubernur Babel Erzaldi Rosman segera menurunkan tim kelokasi guna melihat langsung aktivitas penambangan ilegal dikawasan hutan mangrove Pulau Kianak. Bahkan orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai tersebut meminta kepada awak media memberikan titik kordinat agar tim dapat dengan mudah melacak titik lokasi yang dimaksud.

BACA JUGA  Rugikan Masyarakat, Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Pinjol Ilegal

“Tolong koordinatnya biar kelak petugas kehutanan kami yang kesana. Selama ada bukti yang bersangkutan membekengi termasuk yang bekerja di dalam situ kami tindak. Ada orang dak yang bisa di hubunggi di lokasi,”kata Erzaldi. (Tri Agus)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor
Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan
Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena
Diduga Tambang Pasir Ilegal Masih Beroperasi di Sipoholon, Warga Minta Pemkab Tapanuli Utara Bertindak
Kuasa Hukum Bantah Bupati Gowa Tolak Berikan Keterangan di Sidang Pansus Angket
Sidang Gugatan Perdata di PN Medan, Ketua Majelis Dinilai Tidak Objektif dan Bepihak
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicekal ke Luar Negeri

Berita Lainnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:22 WIB

Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:29 WIB

Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:17 WIB

Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:24 WIB

Diduga Tambang Pasir Ilegal Masih Beroperasi di Sipoholon, Warga Minta Pemkab Tapanuli Utara Bertindak

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:25 WIB

Kriminal

Simpan Sabu dan Ganja, Petani di Karo Ditangkap

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:25 WIB