KPK Diminta Periksa Proyek Pembangunan Gedung Farmasi Sergai

- Editorial Team

Kamis, 26 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serdang bedagai, TRIBRATA TV

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk turun memeriksa proyek pembangunan gedung Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Proyek ini diduga bermasalah.

“Kita minta KPK turun ke Sergai,” kata Prayuka Uganda SE, Ketua Pemantau Keuangan Negara (PKN) Sergai, Rabu (25/11/2020).

Dugaan proyek itu bermasalah muncul karena kualitas bangunan sangat diragukan. “Pembangunan gedung itu sudah selesai namun pada bagian dindingnya banyak yang retak, kita mempertanyakan kualitasnya,”kata Prayuka.

Ia menyayangkan lemahnya pengawasan Pemkab Sergai atas proyek ini. “Tak seperti bangunan baru yang tampak kokoh, gedung Instalasi Farmasi terlihat “ringkih” karena disana sini muncul retakan,” tandasnya.

BACA JUGA  Kejatisu Dapat Karangan Bunga Dukungan Ungkap Dugaan Jual Beli Jabatan di UINSU

Ia menduga ada yang salah dalam proses pembangunan gedung ini sehingga menyebabkan kualitas bangunan tersebut sangat diragukan.

Padahal pembangunan gedung tersebut menelan anggaran yang tidak sedikit, Rp3,9 miliar. “Dengan biaya hampir 4 miliar rupiah, harusnya hasilnya juga memuaskan,” tandasnya.

Karena kualitas yang “rapuh” ia minta agar gedung itu tidak ditempati dulu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sehingga menimbulkan korban.

“Gedung ini dibangun memakai uang rakyat yang tidak sedikit karenanya kita minta KPK memeriksanya sehingga menjadi ‘trigger’ agar tidak ada lagi yang bermain-main dengan uang rakyat,” kata Prayuka.

BACA JUGA  Tiga Bulan Melapor di Polsek Perbaungan, Pengacara: Segera Tetapkan Tersangka

Sebagaimana diketahui, proyek ini dibangun oleh CV Matio New Generation Corporation akhir 2019 dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) namun menjadi perbincangan kualitasnya meragukan.

Dari keterangan staf Dinas Kesehatan Sergai, dari nilai proyek Rp3,9 miliar, baru dibayarkan separuhnya atau Rp1,9 miliar kepada rekanan. Hal ini disebabkan penyelesaian pengerjaannya tidak tepat waktu.

Hingga saat ini gedung Instalasi Farmasi belum ditempati dan masih dikeliling pagar seng walau tampak keseluruhan pembangunan telah selesai dikerjakan.

Belum ada keterangan resmi dari Pemkab Sergai atau Dinas Kesehatan menyangkut pembangunan gedung ini, walau sudah menjadi pembicaraan hangat pada sejumlah kalangan. (Willy Lubis)

BACA JUGA  Kehangatan Polisi untuk Lansia dan ODGJ, Potret Humanis Polri di Sergai

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor
Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan
Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena
Diduga Tambang Pasir Ilegal Masih Beroperasi di Sipoholon, Warga Minta Pemkab Tapanuli Utara Bertindak
Kuasa Hukum Bantah Bupati Gowa Tolak Berikan Keterangan di Sidang Pansus Angket
Sidang Gugatan Perdata di PN Medan, Ketua Majelis Dinilai Tidak Objektif dan Bepihak
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dicekal ke Luar Negeri

Berita Lainnya

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:22 WIB

Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:29 WIB

Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:17 WIB

Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:24 WIB

Diduga Tambang Pasir Ilegal Masih Beroperasi di Sipoholon, Warga Minta Pemkab Tapanuli Utara Bertindak

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:25 WIB

Kriminal

Simpan Sabu dan Ganja, Petani di Karo Ditangkap

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:25 WIB