Gunungkidul,TRIBRATA.TV – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (25/6/2026). Hingga hari kedua pencarian, korban bernama Kasemo Sentono alias Mbah Kasemo (81) belum berhasil ditemukan.
Korban diketahui merupakan seorang petani warga Selorejo, Kalurahan Sodo, Paliyan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mbah Kasemo terakhir kali terlihat pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat itu, korban diketahui berkunjung ke rumah tetangganya, Kisman. Setelah beberapa saat berada di lokasi, korban berpamitan untuk berjalan kaki menuju rumah anaknya yang berada di wilayah Gebang, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari. Ketika meninggalkan lokasi, korban mengenakan kaos bermotif lurik putih.
Memasuki hari kedua operasi SAR, Tim SAR Gabungan membagi unsur pencarian ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Tim pencari darat melakukan penyisiran menggunakan metode open grid pada sejumlah area yang telah ditentukan berdasarkan analisis lokasi terakhir korban serta kemungkinan jalur yang dilalui.
Selain pencarian darat, tim juga mengerahkan SRU udara dengan memanfaatkan drone termal untuk memperluas jangkauan pemantauan di kawasan hutan dan perbukitan yang menjadi fokus pencarian.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis, mengatakan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya mengoptimalkan pencarian dengan menyisir sejumlah sektor prioritas.
“Tim SAR gabungan telah melaksanakan penyisiran darat dan pencarian menggunakan drone termal pada sejumlah sektor yang menjadi prioritas pencarian. Namun hingga pukul 17.00 WIB, korban masih belum ditemukan. Operasi SAR akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area pencarian berdasarkan hasil evaluasi dan informasi yang berkembang di lapangan,” ujar Rio.
Menurutnya, koordinasi antarinstansi dan relawan yang tergabung dalam operasi SAR terus diperkuat guna meningkatkan efektivitas pencarian. Tim juga terus melakukan pemetaan terhadap area-area yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
“Koordinasi antarunsur SAR gabungan terus dilakukan untuk mengoptimalkan proses pencarian terhadap korban yang diduga masih berada di sekitar kawasan hutan dan perbukitan Selorejo,” tambahnya.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur SAR gabungan, termasuk personel dari instansi terkait dan relawan setempat. Selama pelaksanaan pencarian hari kedua, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah sehingga mendukung proses penyisiran di lapangan.
Meski demikian, hingga operasi hari kedua ditutup pada pukul 17.00 WIB, keberadaan Mbah Kasemo masih belum diketahui. Tim SAR Gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian pada Jumat (26/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan memperluas area pencarian sesuai hasil evaluasi yang telah dilakukan.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








