Korupsi APBDes Rp500 Juta, Mantan Kades Ditangkap Polres Kampar

- Editorial Team

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rugikan Negara Rp 500 Juta Lebih, Kades Kusau Makmur di Tangkap Polres Kampar

Kampar, TRIBRATA TV

Satreskrim Polres Kampar mengamankan seorang Kades Kusau Makmur, Kecamatan Tapung Hulu terkait dugaan tindak pidana korupsi terhadap pengelolaan APBDes Tahun 2021.

Akibat perbuatannya negara mengalami kerugian Rp504.767.226,14. “Hasil penyelidikan kita, mantan kades ini sudah terbukti merugikan negara tahun anggaran 2021,”jelas Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan melalui Kasat Reskrim AKP Gian Wiatma Jonimandala, Selasa (22/7/2025).

Gian mengungkapkan Kades yang menjabat tahun 2016/2021 ini tidak transparan dalam mengelola keuangan Desa Kusau Makmur TA. 2021 sehingga sebagian dari tim pelaksana kegiatan tidak pernah mengetahui ditunjuk sebagai tim dan juga tidak mengetahui dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah tertuang di dalam APBDesa/APBDes-P Kusau Makmur TA. 2021.

BACA JUGA  Dugaan Kades Mekar Limau Manis Selingkuh dengan Stafnya Dibawa ke Lembaga Adat

“Pemerintah Desa Kusau Makmur juga tidak tahu telah mencairkan seluruh anggaran dari rekening kas Desa Kusau Makmur pada tahun 2021 namun terdapat anggaran yang tidak direalisasikan sesuai dengan APBDes/APBDes-P dan uang tersebut berada dengan Kades,”jelas Kasat.

Pemerintah Desa Kusau Makmur pada TA. 2021 tidak mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, yang mana Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Tujuan Tertentu Nomor : 700/INSP/LHPTT/ 2025/005 tanggal 30 April 2025 dari Inspektorat Kabupaten Kampar ditemukan penyimpangan anggaran yang mengakibatkan kerugian Keuangan Negara/Daerah oleh Kades.

BACA JUGA  Korupsi Rp1,1 M, Kadis Kesehatan Batu Bara Ditahan Jaksa

Anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan adalah uang tunai yang berada pada pelaku Rp130.725.485,14. Pengeluaran atas kegiatan non fisik pembangunan desa yang telah dibukukan tetapi tidak dilaksanakan sebesar Rp118.025.000,00.

Lalu kelebihan pembayaran biaya perjalanan dinas kepala desa MA sebesar Rp9.265.000,00, kelebihan pembayaran atas kegiatan program ketahanan pangan sebesar Rp70.175.600.00, PPN, PPh22 dan PPh23 yang belum disetor sebesar Rp16.391.251,00

Kemudian pajak Restoran yang belum disetor ke kas daerah sebesar Rp2.389.890,00 dan selisih volume pada kegiatan pembangunan desa tahun 2021 sebesar Rp157.795.000,00.

“Setelah cukup bukti, pelaku kita tangkap di rumahnya dan langsung membawanya ke Polres Kampar. Pelaku kita jerat Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Undang-undang RI 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,”tegas Kasat Reskrim AKP Gian. (Situmorang)

BACA JUGA  Dukung Program 100 Hari Kerja Presiden, Polda Sulsel Selamatkan Uang Negara Rp8,7 Miliar

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor
Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:54 WIB

Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:12 WIB

DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Berita Terbaru