Pemadaman Listrik Bergilir di DIY Dikeluhkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Gangguan Sistem Jawa

- Editorial Team

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta,TRIBRATA.TV – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa hari terakhir memicu keluhan masyarakat. Warga mengaku mengalami pemadaman mendadak tanpa pemberitahuan dengan durasi hingga beberapa jam, sehingga mengganggu aktivitas kerja, perkuliahan, usaha, hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Keluhan tersebut ramai disampaikan melalui media sosial dan ditujukan kepada PT PLN (Persero). Sejumlah pelanggan mempertanyakan frekuensi pemadaman yang terjadi berulang kali dalam waktu berdekatan serta minimnya informasi yang diterima sebelum listrik padam.

Menanggapi kondisi tersebut, Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Yogyakarta, Angga Ditya, menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi merupakan bagian dari manajemen beban sistem kelistrikan sebagai dampak gangguan pada jaringan kelistrikan Jawa.

Menurut Angga, langkah pengaturan beban dilakukan untuk menjaga keandalan sistem dan mencegah gangguan yang lebih luas. Ia menyebut terdapat kendala teknis operasional yang diperparah oleh gangguan pada dua unit pembangkit besar, sehingga kapasitas pasokan listrik mengalami penurunan.

“Pemadaman yang dilakukan merupakan bagian dari manajemen beban akibat gangguan sistem kelistrikan Jawa. Saat ini terdapat kendala teknis operasional dan gangguan pada dua unit pembangkit besar yang menyebabkan berkurangnya kapasitas pasokan listrik,” ujar Angga, Sabtu (20/6/2026).

PLN, lanjutnya, terus melakukan berbagai upaya percepatan pemulihan. Langkah yang ditempuh antara lain mengoptimalkan operasi pembangkit yang masih tersedia, melakukan pengaturan sistem kelistrikan, serta mempercepat penanganan gangguan agar pasokan listrik dapat kembali normal.

Selain itu, PLN mengklaim telah berupaya menyampaikan informasi terkait pemadaman kepada pelanggan melalui unit pelayanan pelanggan serta grup WhatsApp yang mencakup pelanggan terdampak.

Namun di lapangan, sejumlah warga mengaku masih kesulitan memperoleh informasi secara cepat mengenai jadwal maupun potensi pemadaman yang akan terjadi.

Salah seorang warga Sedayu, Bantul, Rasya, mengatakan listrik di rumahnya telah padam sebanyak empat kali dalam kurun satu pekan terakhir. Ia mengaku beberapa kali tidak menerima pemberitahuan sebelum pemadaman berlangsung.

“Dalam seminggu terakhir sudah empat kali padam. Kadang mendadak dan berlangsung cukup lama. Aktivitas kerja dari rumah jadi terganggu karena internet ikut mati,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Kayla Andini, mahasiswa yang tinggal di kawasan Condongcatur, Kabupaten Sleman. Ia mengaku mengalami tiga kali pemadaman dalam beberapa hari terakhir yang berdampak pada kegiatan perkuliahan dan pengerjaan tugas.

Menurut Kayla, pemadaman yang terjadi tanpa kepastian waktu membuatnya harus mengubah kebiasaan sehari-hari. Ia kini selalu memastikan perangkat elektronik dalam kondisi terisi penuh ketika listrik menyala.

“Sekarang setiap listrik hidup saya langsung mengisi daya ponsel, laptop, dan power bank karena khawatir sewaktu-waktu padam lagi,” ujarnya.

Pemadaman berulang juga dikeluhkan pelaku usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas operasional. Gangguan pasokan listrik dinilai berpotensi menurunkan produktivitas dan menimbulkan kerugian, terutama bagi usaha yang menggunakan peralatan elektronik secara intensif.

Sejumlah warga berharap PLN dapat meningkatkan transparansi informasi kepada pelanggan, terutama terkait jadwal pemadaman, wilayah terdampak, dan estimasi waktu pemulihan. Informasi yang disampaikan lebih awal dinilai penting agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi dan meminimalkan dampak gangguan.

Hingga Sabtu (20/6/2026), PLN menyatakan proses pemulihan sistem masih terus dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan sumber pasokan yang tersedia. Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari PLN terkait perkembangan kondisi sistem kelistrikan dan jadwal pemadaman di wilayah masing-masing.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Gowes FBR 2026 Meriahkan Milad UII ke-83, Alumni hingga Bupati Sleman Turut Ambil Bagian
Wamenkum Hadiri Talkshow di Sleman, Pemkab Siap Selaraskan Perda dengan UU Penyesuaian Pidana Baru
ARTJOG 2026 Diprotes Saat Pembukaan di JNM Yogyakarta, Seniman Kritik Sponsor dan Penyelenggara
Dugaan Perundungan Alumni oleh Pengajar Viral di Threads, SMAN 2 Bantul Buka Suara
Relawan SPPG DIY Desak Program Makan Bergizi Gratis Dilanjutkan, Sebut 16 Ribu Orang Bergantung pada MBG
Lansia di Sedayu Bantul Meninggal Dunia Usai Terjatuh ke Dalam Sumur
Demo BEM se-DIY di DPRD DIY Memanas, Mahasiswa Desak 55 Anggota Dewan Temui Massa
Di Tengah Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Malioboro Tetap Berdenyut: Wisatawan dan Warga Nikmati Pentas Seniman Jalanan di Depan Beringharjo

Berita Lainnya

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:02 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di DIY Dikeluhkan Warga, PLN Ungkap Penyebab Gangguan Sistem Jawa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:49 WIB

Gowes FBR 2026 Meriahkan Milad UII ke-83, Alumni hingga Bupati Sleman Turut Ambil Bagian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:32 WIB

Wamenkum Hadiri Talkshow di Sleman, Pemkab Siap Selaraskan Perda dengan UU Penyesuaian Pidana Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:33 WIB

ARTJOG 2026 Diprotes Saat Pembukaan di JNM Yogyakarta, Seniman Kritik Sponsor dan Penyelenggara

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:06 WIB

Dugaan Perundungan Alumni oleh Pengajar Viral di Threads, SMAN 2 Bantul Buka Suara

Berita Terbaru

Kriminal

Dua Pengedar Narkoba Ditangkap Satresnarkoba Polres Binjai

Sabtu, 20 Jun 2026 - 23:02 WIB

Hukum

‎15 Buruh CV Cahaya Ternak Dipecat Setelah Tuntut Hak

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:58 WIB