Demo BEM se-DIY di DPRD DIY Memanas, Mahasiswa Desak 55 Anggota Dewan Temui Massa

- Editorial Team

Jumat, 19 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta,TRIBRATA.TV — Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di depan Gedung DPRD DIY, Jumat (19/6/2026), sempat berlangsung tegang ketika massa mahasiswa berupaya meminta seluruh anggota DPRD DIY hadir untuk berdialog secara langsung. Ketegangan terjadi setelah mahasiswa menilai hanya dua anggota dewan yang menemui mereka, sementara tuntutan massa adalah kehadiran seluruh anggota legislatif yang berjumlah 55 orang.

Sejak sore hari, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DIY berkumpul di halaman Gedung DPRD DIY untuk menyampaikan aspirasi mereka. Dalam orasi yang berlangsung bergantian, mahasiswa menyuarakan berbagai kritik dan tuntutan kepada lembaga legislatif daerah tersebut.

Situasi mulai memanas ketika massa aksi mengetahui bahwa hanya dua anggota DPRD DIY yang bersedia menemui mereka. Mahasiswa menilai kehadiran dua anggota dewan tidak cukup mewakili seluruh fraksi dan komisi yang ada di DPRD DIY.

“Ada 55 anggota DPRD DIY, kenapa hanya dua orang saja yang mau menemui? Kami ingin bukan hanya dua orang saja, ada banyak fraksi di sini,” teriak salah seorang peserta aksi di tengah kerumunan massa.

Merasa tuntutan mereka tidak direspons secara memadai, massa kemudian bergerak menuju lobi Gedung DPRD DIY dan perlahan mencoba naik ke area dalam gedung. Namun langkah mereka terhenti setelah puluhan aparat keamanan telah bersiaga di depan pintu ruang rapat DPRD DIY.

Di depan pintu ruang rapat, mahasiswa dan pihak keamanan sempat terlibat negosiasi yang berlangsung sekitar 20 menit. Massa aksi bersikeras tidak akan meninggalkan lokasi sebelum seluruh anggota DPRD DIY hadir untuk berdialog secara terbuka.

Sementara itu, aparat keamanan berupaya menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah massa memasuki area yang dianggap terbatas. Meski sempat terjadi adu argumentasi, tidak ada tindakan fisik yang mengarah pada bentrokan.

Setelah negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan, massa akhirnya memilih kembali turun ke halaman lobi gedung dan melanjutkan aksi penyampaian pendapat.

Ketegangan kembali terjadi beberapa saat kemudian ketika sejumlah mahasiswa mengeluarkan dua ban bekas yang diduga akan digunakan sebagai simbol protes dengan cara dibakar di lokasi aksi.

Namun sebelum ban tersebut sempat dibakar, seorang pria berpakaian merah tiba-tiba berlari dari arah belakang kerumunan dan merebut salah satu ban yang dibawa mahasiswa. Tindakan itu langsung memicu reaksi dari peserta aksi yang merasa keberatan atas tindakan tersebut.

Suasana sempat ricuh ketika pria tersebut terus mengejar mahasiswa sambil mengingatkan agar aksi tidak dilakukan secara anarkis.

“Janjinya apa, janjinya apa tadi,” teriak pria tersebut di tengah kerumunan massa.

Mahasiswa yang tidak terima dengan tindakan perebutan ban itu kemudian melontarkan protes. Beruntung, aparat kepolisian yang berada di lokasi segera turun tangan untuk melerai kedua belah pihak sehingga ketegangan tidak berkembang menjadi keributan yang lebih besar.

Setelah situasi berhasil dikendalikan, massa aksi kembali berkumpul dan melanjutkan orasi secara bergantian.

DPRD Tawarkan Dialog dengan Perwakilan Mahasiswa,di tengah aksi yang masih berlangsung, Sekretaris DPRD DIY, Yudi Ismono, mencoba membuka ruang komunikasi dengan menawarkan pertemuan antara perwakilan mahasiswa dan anggota DPRD yang telah menunggu di dalam gedung.

“Silakan masuk ke dalam, perwakilan 15 orang. Sudah ada dua anggota dewan yang menunggu,” ujar Yudi Ismono saat bernegosiasi dengan massa aksi.

Meski demikian, tawaran tersebut belum diterima oleh mahasiswa. Massa tetap pada pendiriannya bahwa dialog harus melibatkan lebih banyak anggota DPRD DIY, bukan hanya dua orang perwakilan.

Menurut mahasiswa, kehadiran seluruh atau sebagian besar anggota dewan penting agar aspirasi yang disampaikan dapat didengar secara langsung oleh para wakil rakyat.

Massa aksi sekitar pukul 18.46 WIB membubarkan diri, pihak aparat keamanan tetap berjaga untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Belum ada kesepakatan yang dicapai antara mahasiswa dan pihak DPRD DIY terkait mekanisme dialog yang diinginkan kedua belah pihak. Meski sempat diwarnai ketegangan, aksi demonstrasi secara umum masih berlangsung kondusif dengan pengawalan dari aparat keamanan.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Perempuan Muda Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah di Gunungkidul
Pemadaman Listrik Bergilir di DIY, PLN Ungkap Penyebab Gangguan Sistem Jawa
Gowes FBR 2026 Meriahkan Milad UII ke-83, Alumni hingga Bupati Sleman Turut Ambil Bagian
Wamenkum Hadiri Talkshow di Sleman, Pemkab Siap Selaraskan Perda dengan UU Penyesuaian Pidana Baru
ARTJOG 2026 Diprotes Saat Pembukaan di JNM Yogyakarta, Seniman Kritik Sponsor dan Penyelenggara
Dugaan Perundungan Alumni oleh Pengajar Viral di Threads, SMAN 2 Bantul Buka Suara
Relawan SPPG DIY Desak Program Makan Bergizi Gratis Dilanjutkan, Sebut 16 Ribu Orang Bergantung pada MBG
Lansia di Sedayu Bantul Meninggal Dunia Usai Terjatuh ke Dalam Sumur

Berita Lainnya

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:32 WIB

Perempuan Muda Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah di Gunungkidul

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:02 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di DIY, PLN Ungkap Penyebab Gangguan Sistem Jawa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:49 WIB

Gowes FBR 2026 Meriahkan Milad UII ke-83, Alumni hingga Bupati Sleman Turut Ambil Bagian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:32 WIB

Wamenkum Hadiri Talkshow di Sleman, Pemkab Siap Selaraskan Perda dengan UU Penyesuaian Pidana Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:33 WIB

ARTJOG 2026 Diprotes Saat Pembukaan di JNM Yogyakarta, Seniman Kritik Sponsor dan Penyelenggara

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

Asdar, Penyandang Disabilitas Berharap Perhatian Pemkab Bantaeng

Minggu, 21 Jun 2026 - 13:18 WIB