Ini Tuntutan Aksi Mahasiswa di Sejumlah Kota di Indonesia Hari ini

- Editorial Team

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TRIBRATA TV

Mahasiswa di sejumlah wilayah Indonesia, mulai Jakarta, Medan, Sumatra Utara, Bandung Jawa Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah hingga Banjarmasin, Kalimantan Selatan kompak menggelar aksi demonstrasi untuk menyampaikan kritik terhadap pemerintah, Senin (15/6/2026).

Meski aksi demonstrasi mahasiswa digelar terpisah, isi tuntutan mereka serupa.

Satu yang menjadi tuntutan utama adalah para mahasiswa ingin program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dihapuskan.

Selain MBG, transparansi dan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) juga menjadi tuntutan yang turut dicantumkan.

  1. BEM UBK di Jakarta
    Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) menggelar aksi di Jalan Merdeka Selatan, Gambir.

Dalam aksinya, BEM UBK akan membacakan enam tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah, yaitu:
– Menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
– Meninjau kembali Undang-Undang Kepolisian RI.

<

ins datetime=”2026-06-15T12:14:05+00:00″>
– Menghentikan militerisme dan menegakkan supremasi sipil.
– Mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional.
– Menjamin hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau.
– Meninjau kembali kebijakan kenaikan harga BBM yang dinilai membebani masyarakat.

  1. Aksi Gabungan di Jakarta
    Selain BEM UBK, mahasiswa dari Institut STIAMI, Universitas Trilogi, dan Universitas Paramadina juga menggelar aksi pada Senin hari ini.

Mereka berencana melakukan long march dari kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) menuju Silang Monas.

Berikut ini lima tuntutan dari aksi gabungan tersebut:
– Mendesak pemerintah melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah dengan menghentikan pemborosan APBN serta mengevaluasi program populis seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
– Menuntut pemerintah segera menurunkan harga BBM dan harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.
– Mendesak Presiden Prabowo beserta jajaran pemerintah menghentikan sikap mengelak dan mengakui kegagalan kebijakan yang dianggap merugikan rakyat.
– Menolak pembahasan dan mendesak pemerintah membatalkan RUU Polri.
– Menuntut pemerintah menghentikan praktik militerisasi di ruang sipil yang dianggap mengancam demokrasi.

  1. USU di Medan
    Di Medan, Universitas Sumatra Utara (USU) juga menggelar aksi pada Senin, di Gedung DPRD Provinsi Sumut.
BACA JUGA  Satu Korban Kecelakaan Pesawat ATR Berhasil Diindentifikasi: Florensia Lolita Wibisono

Mahasiswa USU dalam aksi bertajuk Menuju Indonesia Gagal ini membawa sembilan tuntutan, yaitu:
– Menuntut pemerintah agar menjaga harga BBM tetap stabil dan mengawasi distribusi BBM subsidi sehingga hanya diterima oleh kelompok yang berhak.
– Menuntut efisiensi serta transparansi dalam pengalokasian APBN dan APBD dengan memprioritaskan anggaran pada program prioritas.
– Menolak dengan tegas segala bentuk dwifungsi polri serta menuntut peningkatan transparansi dan akuntabilitas di dalam tubuh institusi kepolisian.
– Memberhentikan program MBG dan menciptakan program pemenuhan gizi masyarakat yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
– Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mengembalikan pendidikan sebagai program prioritas utama nasional demi masa depan bangsa.
– Menuntut dan mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Masyarakat Adat.
– Menuntut pertanggungjawaban pemerintah terkait penanggulangan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, serta mendesak tindakan tegas dalam memberantasa praktik pertambangan ilegal.
– Mendesak pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pelayanan publik sektor kelistrikan dan air bersih.
– Menuntut dan mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menepati janji untuk membuka 19 juta lapangan kerja.

  1. Unand di Padang
    BEM KM Universitas Andalas (Unand) Padang akan menggelar aksi pada pukul 13.00 WIB di Kantor DPRD.

Dalam seruannya, BEM KM Unand mengundang semua pihak untuk turut serta, kecuali intel.

Setidaknya, ada lima tuntutan yang akan disampaikan BEM KM Unand siang nanti, yaitu:
– Menuntut pemerintah menghentikan pemborosan APBN.
– Menuntut pemerintah menghentikan pelaksanaan program MBG dan KDMP.
– Menuntut pemerintah membatalkan revisi UU Polri.
– Mendesak pemerintah untuk mengambil langkah konkret dan terukut untuk memperkuat nilai tukar rupiah serta menjaga stabilitas ekonomi nasional dan melindungi masyarakat.
– Mendesak Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, untuk mengakui serta bertanggung jawab atas berbagai kegagalan tata kelola pemerintahan.

  1. Aksi di Majalengka
    Aksi Majalengka Bergerak yang diinisiasi mahasiswa dan masyarakat akan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Majalengka, Senin pukul 13.00 WIB.
BACA JUGA  Mencuci Uang di Negeri Sendiri

Aksi ini diperkirakan akan diikuti 200 massa yang berasal dari mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, hingga masyarakat umum.

Berikut daftar tuntutan aksi di Majalengka:
– Mendesak pemerintah untuk mengurangi pemborosan APBN.
– Evaluasi total program MBG.
– Segera mengatasi melonjaknya harga BBM dan melemahnya nilai tukar rupiah.
– Bertanggung jawab serta mengevaluasi kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.

  1. Aksi di Palembang

Seribu mahasiswa di Palembang, Sumatra Selatan, yang tergabung dalam BEM Nusantara Sumsel dan BEM dari perguruan tinggi, akan menggelar aksi pada Senin.

Aksi bakal berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Sumsel.

Ada lima tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi ini :
– Meminta pemerintah tidak melakukan pemborosan APBN.
– Menolak program MBG dan KDMP.
– Mendesak pemerintah bersama Pertamina melakukan evaluasi terhadap kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah daerah.
– Mahasiswa meminta penempatan anggota TNI dan Polri dilakukan sesuai dengan ranah serta fungsi institusinya masing-masing.
– Mereka mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dalang di balik kasus penyiraman air keras terhadap seorang aktivis HAM.

  1. Aksi di Banjarmasin
    Sebanyak 500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan masyarakat sipil akan menggelar aksi di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Senin pukul 13.00 WIB.

Ada empat tuntutan yang akan disampaikan:
– Mendesak pemerintah menghentikan realisasi program MBG dan KDMP.
– Meminta pemerintah pusat membatalkan kenaikan harga BBM serta menekan lonjakan harga kebutuhan pokok yang dinilai semakin membebani masyarakat.
– Penolakan revisi UU Polri.
– Meminta pemerintah pusat dan daerah lebih memprioritaskan kesejahteraan pendidikan, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil.

  1. UIN Sunan Gunung Djati di Bandung
    Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jawa Barat, menyerukan aksi pada Senin.
BACA JUGA  29 Mahasiswa STITM Dilepas PJ Bupati Tapteng Ikuti KKN

Aksi akan dilakukan di Gedung DPRD Jawa Barat pada pukul 11.00 WIB.

Berikut ini enam tuntutan yang akan disampaikan:
– Turunkan harga BBM non-subsidi dan kebutuhan pokok.
– Hentikan dwifungsi TNI dan Polri.
– Hentikan pemborosan APBN untuk program MBG, KDMP, dan kunjungan ke luar negeri.
– Hentikan penguatan aparat penegak hukum Jabar melalui APBD.
– Evaluasi pemerintah terhadap pemanfaatan lingkungan dan menuntut reboisasi lingkungan.
Perbaikan alokasi dan serapan tenaga kerja.

  1. Undip di Jateng
    Di Kota Semarang, Jawa Tengah, BEM Universitas Diponegoro (Undip) menggelar aksi pada Senin pukul 11.00 WIB.

Lima tuntutan yang akan disampaikan adalah:
– Turunkan harga bahan pokok.
– Kembalikan TNI dan Polri ke fungsi utama.
– Evaluasi total MBG dan KDMP.
– Kembalikan kepemilikan tanah ke rakyat.
– Hentikan praktik KKN di lingkungan pemerintah. (Red)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Lansia Ditemukan Meninggal Membengkak di Sonopakis Lor Bantul, Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan
Diduga Jadi Jaminan Transaksi Narkoba, Pemuda Asal Kolaka Disekap di Aceh Utara
Bus JRG Tabrak Dua Motor di Pidie, 4 Perempuan Tewas
Parah! 2 Oknum Lurah Sewa 2 LC Temani Minum di Kantor Lurah
Operator Sekolah di Aceh Tamiang Dilaporkan Tenggelam Saat Memancing
Tamu Hotel di Gedongtengen Yogyakarta Ditemukan Meninggal, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah Meninggal Dunia
Curi Lembu Pakai Fortuner, Panik Dikejar Warga

Berita Lainnya

Senin, 15 Juni 2026 - 19:24 WIB

Ini Tuntutan Aksi Mahasiswa di Sejumlah Kota di Indonesia Hari ini

Senin, 15 Juni 2026 - 15:04 WIB

Lansia Ditemukan Meninggal Membengkak di Sonopakis Lor Bantul, Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Diduga Jadi Jaminan Transaksi Narkoba, Pemuda Asal Kolaka Disekap di Aceh Utara

Senin, 15 Juni 2026 - 12:04 WIB

Bus JRG Tabrak Dua Motor di Pidie, 4 Perempuan Tewas

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:11 WIB

Parah! 2 Oknum Lurah Sewa 2 LC Temani Minum di Kantor Lurah

Berita Terbaru

Kriminal

Kepergok Curi Tabung Gas, Warga Pontianak Nyaris Dimassa

Senin, 15 Jun 2026 - 20:37 WIB