Lansia Ditemukan Meninggal Membengkak di Sonopakis Lor Bantul, Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan

- Editorial Team

Senin, 15 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantul,TRIBRATA.TV – Warga Kalibayem, Padukuhan Sonopakis Lor, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia di dalam kamar rumahnya pada Minggu (14/6/2026) sore.

Korban diketahui berinisial BG (63), warga asal Bekasi yang tinggal di lokasi tersebut. Saat ditemukan, kondisi jasad sudah membengkak dan mengeluarkan bau menyengat.

Kapolsek Kasihan AKP Bhayu Wijatmoko mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, BDN (60), sekitar pukul 17.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, penemuan bermula saat ia mencium aroma tidak sedap yang berasal dari kamar korban yang berada di bagian belakang rumah. Karena merasa curiga, saksi kemudian memeriksa kamar tersebut.

“Saat dicek, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di atas tempat tidur dan tubuhnya telah membengkak,” ujar Bhayu.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan kepada pengurus RT dan warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kasihan untuk penanganan lebih lanjut.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Polres Bantul dan tenaga medis dari Puskesmas Kasihan II langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan terhadap jenazah.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 24 hingga 36 jam sebelum ditemukan.

Dari keterangan keluarga dan warga sekitar, korban terakhir kali terlihat dalam keadaan sehat pada Jumat malam. Selama ini korban diketahui hanya sesekali mengeluhkan gangguan kesehatan ringan seperti masuk angin.

Polisi memastikan kematian korban tidak berkaitan dengan tindak pidana. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat faktor kesehatan atau penyebab alami.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kematian korban dipastikan karena faktor kesehatan,” kata Bhayu.

Setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ini Tuntutan Aksi Mahasiswa di Sejumlah Kota di Indonesia Hari ini
Diduga Jadi Jaminan Transaksi Narkoba, Pemuda Asal Kolaka Disekap di Aceh Utara
Bus JRG Tabrak Dua Motor di Pidie, 4 Perempuan Tewas
Parah! 2 Oknum Lurah Sewa 2 LC Temani Minum di Kantor Lurah
Operator Sekolah di Aceh Tamiang Dilaporkan Tenggelam Saat Memancing
Tamu Hotel di Gedongtengen Yogyakarta Ditemukan Meninggal, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Mantan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah Meninggal Dunia
Curi Lembu Pakai Fortuner, Panik Dikejar Warga

Berita Lainnya

Senin, 15 Juni 2026 - 19:24 WIB

Ini Tuntutan Aksi Mahasiswa di Sejumlah Kota di Indonesia Hari ini

Senin, 15 Juni 2026 - 15:04 WIB

Lansia Ditemukan Meninggal Membengkak di Sonopakis Lor Bantul, Polisi Pastikan Tak Ada Kekerasan

Senin, 15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Diduga Jadi Jaminan Transaksi Narkoba, Pemuda Asal Kolaka Disekap di Aceh Utara

Senin, 15 Juni 2026 - 12:04 WIB

Bus JRG Tabrak Dua Motor di Pidie, 4 Perempuan Tewas

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:11 WIB

Parah! 2 Oknum Lurah Sewa 2 LC Temani Minum di Kantor Lurah

Berita Terbaru

Kriminal

Kepergok Curi Tabung Gas, Warga Pontianak Nyaris Dimassa

Senin, 15 Jun 2026 - 20:37 WIB