Tapanuli Utara, TRIBRATA TV
Terkait video dan foto viral di media sosial yang diduga oknum seorang pejabat dan ASN di Pemkab Tapanuli Utara, Polres Tapanuli Utara (Taput) masih sedang menyelidikinya.
Hal ini disampaikan menyusul aksi dua kelompok massa yang berunjuk rasa menuntut polisi memeriksa pejabat dan pegawai tersebut.
Pengunjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Taput dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung yang datang ke Kantor DPRD Taput, Polres Taput dan Kantor Bupati Taput mendesak agar kasus ini segera ditindak lanjuti.
Sejumlah elemen masyarakat juga meminta agar polisi segera bertindak karena video syur yang telah beredar luas itu, telah meresahkan dan merendahkan marwah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai Kota Wisata Rohani.
TONTON VIDEONYA:
Pernyataan Kasi Humas Polres Taput
Dalam pernyataannya, Polres Tapanuli Utara melalui Kepala Seksi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, Selasa (14/5/2024) mengatakan pihaknya masih mengusut terkait video mesum itu untuk mengetahui kebenarannya.
“Polisi perlu menguji kebenaran video dan foto itu di laboratorium Forensik agar bisa menjadi barang bukti,”ujar Barimbing.
Dikatakan ada beberapa lembar foto yang diserahkan mahasiswa saat berunjukrasa. Selain ia juga mengatakan sudah memangil dua orang dari wartawan dan mahasiswa untuk mendapatkan video dan foto yang telah membuat resah warga.
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









