Gubernur Maluku Gagal Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah: Sebuah Kegagalan yang Tidak Dapat Diterima

- Editorial Team

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Ambon, TRIBRATA TV

13 Januari 2026 —Inflasi Maluku pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,81 persen (month-to-month), tertinggi dalam enam bulan terakhir. Secara year-on-year, inflasi mencapai 3,58 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 110,82. Data ini menjadi alarm serius atas kegagalan Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerisa dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Pengamat kebijakan publik W. Tomson menilai lonjakan inflasi tersebut mencerminkan lemahnya kepemimpinan ekonomi daerah.

“Inflasi setinggi ini bukan sekadar angka statistik. Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah daerah gagal melindungi daya beli masyarakat Maluku,” tegas W. Tomson.

Ia menyoroti komoditas yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi Desember 2025, seperti bawang merah, ikan selar/kawalinya, serta tarif angkutan udara. Menurutnya, kondisi tersebut memperlihatkan tidak adanya pengawasan harga yang efektif serta lemahnya pengendalian distribusi kebutuhan pokok.

BACA JUGA  Wakil Bupati Asahan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2025

“Kenaikan harga pangan dan transportasi adalah beban langsung masyarakat kecil. Jika pemerintah tidak mampu mengendalikan sektor ini, maka jelas ada masalah serius dalam tata kelola ekonomi daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, kenaikan harga pada sembilan kelompok pengeluaran, khususnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang naik hingga 6,73 persen, dinilai sebagai bukti minimnya upaya konkret pemerintah dalam menjaga daya beli rakyat.

Publik Maluku pun mempertanyakan langkah nyata yang telah diambil Gubernur Maluku untuk merespons kondisi tersebut.

“Pertanyaannya sederhana: apa yang sudah dilakukan Gubernur Maluku? Apakah ada pertemuan serius dengan petani, pedagang, dan pelaku usaha? Apakah ada kebijakan nyata untuk memperkuat produksi pangan lokal dan menekan biaya distribusi?” kata Tomson.

BACA JUGA  Ketua DPRD Kota Tual Minta Disperindag Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Jelang Nataru

Menurutnya, masyarakat tidak hanya membutuhkan penjelasan, tetapi tindakan nyata dan terukur. Inflasi yang dibiarkan terus meningkat akan berdampak luas, bukan hanya pada kebutuhan sehari-hari, tetapi juga pada akses pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat Maluku secara keseluruhan.

“Kepercayaan publik kepada Gubernur Hendrik Lewerisa adalah amanah besar. Jika inflasi dibiarkan dan rakyat terus menanggung beban, maka kepercayaan itu akan runtuh dengan sendirinya,” tegasnya.

Sebagai solusi, publik Maluku mendorong Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera mengambil langkah strategis, antara lain:

  • meningkatkan produksi pangan lokal melalui dukungan nyata kepada petani,
  • memperbaiki infrastruktur dan sistem logistik untuk menekan biaya distribusi,
  • memperkuat kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat,
  • meningkatkan pengawasan harga untuk mencegah spekulasi dan kenaikan tidak wajar,
  • serta mengalokasikan anggaran secara serius untuk ketahanan pangan daerah.
BACA JUGA  Tuak Salah Satu Penyumbang Inflasi di Kota Siantar

“Tanpa langkah konkret dan keberanian mengambil kebijakan strategis, inflasi akan terus menghantui Maluku. Dan yang paling dirugikan adalah rakyat,” tutup W. Tomson. (M. Marasabessy)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ketua DPW IKAPPI Maluku Minta Pimpinan TNI Tindak Oknum Provost yang Diduga Maki dan Tuduh Pengurus IKAPPI di Pasar Mardika
Pemkot Ambon Diminta Perhatikan Korban Kebakaran di Lorong Putri Batumerah
Polres Buton Kurban 11 Ekor Sapi, Prioritas untuk Masyarakat
Polda Maluku Perkuat Patroli Malam, Sisir Titik Rawan di Kota Ambon
Polda Maluku dan Jajaran Salurkan 118 Hewan Kurban
Kapolda Maluku Saksikan Penyerahan Hewan Kurban Presiden RI
Polda Maluku Dorong Profesionalisme Personel di Era Digital, Etika Media Sosial Jadi Prioritas
Idul Adha 2026, Polda Maluku Tebar Kepedulian untuk Umat Lewat 37 Sapi Kurban

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:25 WIB

Ketua DPW IKAPPI Maluku Minta Pimpinan TNI Tindak Oknum Provost yang Diduga Maki dan Tuduh Pengurus IKAPPI di Pasar Mardika

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:43 WIB

Pemkot Ambon Diminta Perhatikan Korban Kebakaran di Lorong Putri Batumerah

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:10 WIB

Polres Buton Kurban 11 Ekor Sapi, Prioritas untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:39 WIB

Polda Maluku Perkuat Patroli Malam, Sisir Titik Rawan di Kota Ambon

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:52 WIB

Polda Maluku dan Jajaran Salurkan 118 Hewan Kurban

Berita Terbaru

error: Content is protected !!