LSM Desak APH Tangkap Pemasok Bahan Berbahaya ke Pulau Buru yang Jatuh di Laut

- Editorial Team

Jumat, 7 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buru, TRIBRATA TV

Ketua LSM Forum Masyarakat Adat Buru Bersatu (Fomabb), Hasan Jamrud Warhangan dan Ketua Forum Pemuda Buru Bersatu (FPBB), Muhamad Ali Barges mendesak Polda Maluku untuk secepatnya menangkap pelaku pemesan dan pengirim kontainer yang berisi bahan berbahaya dan beracun (B3) yang masuk ke Kabupaten Buru, Maluku.

Kepada Garda Bhayangkara, Kamis, (6/4/2023), Hasan Jambrut Warhangan mengatakan hal ini terkait dengan jatuhnya kontainar berisi bahan beracun (B3) yang dibawa PELNI oleh KM.Kapal Doloronda di perairan Pelabuhan Namlea pada Selasa (23/3/2023) pekan lalu.

Pihaknya akan mengawal dan tidak akan tinggal diam atas kejadian yang membuat masyarakat Buru resah dengan kejahatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertangung jawab sehingga mengakibatkan matinya biota di laut Pelabuhan Namlea.

BACA JUGA  Menurun Antusias Warga Ikuti Pilkades di Buru

“Saya menyampaikan kepada Pemerintah Daerah, Bupati, DPR Kabupaten Buru, Gubernur Maluku dan Kapolda Maluku, agar dapat bertindak cepat untuk menangkap pelaku pemesan dan pengirim bahan berbahaya dan diproses secara hukum”, kata Warhangan.

Kalau hal ini dibiarkan, menurutnya, semakin lama masyarakat bisa mati karena nantinya mereka tidak bisa makan sayur, sagu, ikan dan tidak bisa minum air karena telah terkontaminasi racun.

“Kami mendesak aparat penegak hukum (APH), Polda Maluku dan Polres Buru untuk menangkap pelaku dan kelompoknya,” tegasnya.

Dikatakannya, masalah ini akan sampaikan kepada pemerintah pusat yaitu Kementerian Dalam Negri (Mendagri), Kementerian Pertambangan, Kementerian Kebudayaan, Kementrian Hukum dan Ham, Kapolri, Panglima ABRI dan Presiden RI agar melihat kondisi Pulau Buru yang terkontaminasi bahan beracun B3.

BACA JUGA  Danlanud Pattimura Meriahkan Olahraga Bersama, Bazar UMKM, Bakti Sosial dan Donor Darah Sambut HUT TNI

Sementara Ketua FPBB Muhamad Ali Barges menyatakan DPRD, Pemda Buru dan instansi terkait di Kabupaten Buru harus memberikan regulasi yang jelas sehingga pertambangan yang ada di Buru mendapat pengawasan ketat serta mengacu pada aturan yang ada.

“Persoalan ini, tidak bisa dibiarkan harus berlarut- larut, siapa pemilik kontainer secepatnya dan segera diperiksa, diusut dan ditangkap. Siapapun dia yang terkait dengan masalah ini, termasuk aparat yang bermain di belakang ini”, tegas barges

“Sayang adat sayang agama maka mari kita sama-sama bergandeng tangan membuat kenyamanan pada masyarakat lokal dan masyarakat adat karena masalah ini sudah sangat menganggu masyarakat puluhan tahun apalagi masyarakat adat yang sudah mengalami kerugian sampai kehilangan nyawa”, tutur Ali

BACA JUGA  ASN Pajak Kecamatan di Buru Kutip Pajak Pakai Blangko Lama yang Ditipex

Dikatakannya berbagai peristiwa yang terjadi ini sudah melanggar hak asasi manusia. “Kita akan laporkan ini ke Jakarta,” tutupnya. (malik)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor
Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan
Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena
Diduga Tambang Pasir Ilegal Masih Beroperasi di Sipoholon, Warga Minta Pemkab Tapanuli Utara Bertindak

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:54 WIB

Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:12 WIB

DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:22 WIB

Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor

Berita Terbaru

Nasional

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Jul 2026 - 06:35 WIB