115 Siswa SMPN 3 Wates Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, 27 Dirawat di Puskesmas

- Editorial Team

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kulon Progo, TRIBRATA TV

Sebanyak 115 siswa SMPN 3 Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami gejala yang diduga sebagai keracunan makanan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (21/7/2026). Dari jumlah tersebut, 27 siswa harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Wates.

Peristiwa tersebut memicu kepanikan di lingkungan sekolah. Sejumlah siswa mengeluhkan mual, muntah, sakit perut, hingga diare secara bersamaan. Antrean di kamar mandi sekolah pun memanjang karena banyak siswa mengalami gangguan pencernaan dalam waktu yang hampir bersamaan. Bahkan, persediaan air di toren sekolah dilaporkan sempat habis akibat tingginya penggunaan.

Pihak sekolah segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan setelah jumlah siswa yang mengalami keluhan terus bertambah. Petugas medis kemudian melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi siswa yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan.

BACA JUGA  DPD RI Dorong Ketahanan Pangan dan Program Makan Bergizi Gratis, DPRD Sitaro Diminta Bertindak Cepat

Hingga berita ini ditulis, sebanyak 115 siswa tercatat mengalami gejala yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan pada program MBG. Sementara itu, 27 siswa dirujuk ke Puskesmas Wates untuk mendapatkan observasi dan perawatan medis.

Insiden tersebut menjadi perhatian karena merupakan kejadian kedua yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 3 Wates.

Meski demikian, penyebab pasti munculnya gejala pada para siswa masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan maupun bahan pendukung lainnya. Aparat terkait bersama dinas kesehatan masih melakukan penelusuran guna memastikan sumber penyebab kejadian tersebut.

Pihak sekolah menyatakan telah mengambil langkah cepat dengan mendata seluruh siswa yang mengalami keluhan, memberikan pertolongan awal, serta berkoordinasi dengan orang tua siswa agar proses penanganan dapat berjalan optimal.

BACA JUGA  Curanmor di Wates Terungkap dalam 3 Jam, Polres Kulonprogo Tangkap Pelaku di Bantul

Di sisi lain, petugas kesehatan mengimbau para siswa yang masih mengalami mual, muntah, diare, atau gejala lain agar segera mendapatkan pemeriksaan medis. Pemantauan terhadap kondisi para siswa juga terus dilakukan untuk memastikan tidak ada gejala yang berkembang menjadi lebih serius.

Sementara itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden ini. Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan apakah gejala yang dialami para siswa benar disebabkan oleh makanan Program Makan Bergizi Gratis atau dipengaruhi faktor lain.

Kasus ini kembali menjadi sorotan publik mengingat Program Makan Bergizi Gratis merupakan program nasional yang ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi peserta didik. Oleh karena itu, berbagai pihak menunggu hasil investigasi resmi agar penyebab kejadian dapat dipastikan secara ilmiah sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mencegah insiden serupa terulang.(Dik.)

BACA JUGA  12 Siswa SD di Takalar Dilaporkan Keracunan MBG, Ini Kata Dinkes

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja
Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan
Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan
Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer
Korem 072/Pamungkas dan KADIN DIY Sukses Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Bergeliat
Gerakan ANANDA BERSINAR Warnai MPLS di Sleman, BNNK Jangkau 108 Sekolah
Kebakaran Rumah di Padukuhan Garon Bantul, Diduga Dipicu Tungku Kayu yang Lupa Dimatikan
Geger, Seorang Petani Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Alas Pak Bendo Gunungkidul

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:49 WIB

115 Siswa SMPN 3 Wates Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, 27 Dirawat di Puskesmas

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja

Senin, 20 Juli 2026 - 11:10 WIB

Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:45 WIB

Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:56 WIB

Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer

Berita Terbaru

Hukum

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:20 WIB

Regional

Kapolsek KP3 Tanjungwangi Respon Cepat Redam Kericuhan

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:16 WIB