Ambon, TRIBRATA TV
Dalam rangka memastikan kesiapan menghadapi dinamika sosial serta potensi unjuk rasa, Polda Maluku melalui Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Kombes Pol Ronald Reflie Rumondor, S.I.K., M.Si., menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Kamis (4/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan pola pikir, strategi operasional, serta kesiapan teknis seluruh satuan kewilayahan dalam mengawal aksi penyampaian pendapat di muka umum.
KARO OPS: Pengamanan Harus Humanis, Terukur, dan Presisi
Dalam arahannya, Kombes Pol Ronald menekankan pentingnya koordinasi lintas fungsi, penerapan prosedur yang presisi, serta pendekatan humanis dalam penanganan unjuk rasa.
“FGD ini untuk menyatukan persepsi dan merumuskan langkah-langkah Presisi. Prioritas kita adalah memastikan pengamanan lokasi vital, kelancaran arus lalu lintas, dan menjamin hak masyarakat menyampaikan pendapat tetap berjalan damai,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dinamika sosial di Maluku harus diantisipasi melalui kesiapsiagaan serta respon cepat yang terukur dari Polres/ta jajaran.

TIGA FOKUS UTAMA PEMBAHASAN FGD
FGD tersebut membahas tiga poin strategis yang menjadi fondasi penyusunan rencana pengamanan:
- Analisis potensi kerawanan serta pemetaan titik kumpul massa.
-
Perencanaan penempatan personel dan penggunaan sarana-prasarana pengamanan.
-
Penguatan koordinasi fungsional antara Sat Samapta (Pengendalian Massa), Sat Intelkam (Deteksi Dini), dan Sat Binmas (Pendekatan Persuasif).
Dengan pembahasan ini, Polda Maluku memastikan semua unsur mengetahui pembagian tugas, mitigasi risiko, hingga SOP pengamanan aksi unjuk rasa.
DIHADIRI UNSUR OPERASIONAL KUNCI DI JAJARAN POLRES
FGD turut dihadiri pejabat-pejabat operasional yang memegang peranan penting dalam pengamanan, antara lain:
- Kapolresta Pulau Ambon
- Kabag Ops Polres jajaran
- Kasat Samapta
- Kasat Intelkam
- Kasat Binmas
- Ka SPKT Polres
Kehadiran para pemangku fungsi ini memastikan kesiapan pengamanan dilakukan secara terpadu dan profesional.

MENJAGA KAMTIBMAS DENGAN CARA PRESISI
Karo Ops menegaskan bahwa kemampuan membaca situasi, komunikasi yang efektif di lapangan, dan kesiapan prosedural adalah kunci keberhasilan pengamanan unjuk rasa.
“Polda Maluku berkomitmen menjaga stabilitas Kamtibmas dengan pola yang profesional, responsif, dan prosedural,” ujarnya.
Pendekatan preemtif dan preventif yang kuat juga menjadi bagian penting dalam upaya mengantisipasi potensi gangguan keamanan sebelum terjadi.

APARAT HADIR UNTUK MASYARAKAT, TANPA MENGABAIKAN HAK BEREKSPRESI
Polda Maluku menegaskan bahwa pengamanan aksi masyarakat tidak hanya soal disiplin dan ketertiban, tetapi juga menghormati ruang demokrasi.
Pendekatan humanis, persuasif, serta ketegasan berdasarkan SOP menjadi prinsip utama dalam menjaga keseimbangan antara hak masyarakat berpendapat dan kewajiban negara menjaga ketertiban umum. (M. Marasabessy)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









