Temanggung,TRIBRATA.TV – Sebanyak 51 prajurit gelombang pertama Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 443/Satria Rakai Pikatan tiba di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (27/6/2026). Kedatangan personel tersebut menandai dimulainya pembentukan satuan baru TNI Angkatan Darat yang menggabungkan fungsi pertahanan dengan pembangunan wilayah.
Sebanyak 51 prajurit itu terdiri atas enam bintara dan 45 tamtama. Mereka menjadi personel awal yang mengisi Yonif TP 443/Satria Rakai Pikatan sebelum markas utama satuan selesai dibangun.
Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., mengatakan seluruh personel untuk sementara menempati marshelling area di bekas Pabrik Kopi Bojong Rejo, Desa Selosabrang, Kecamatan Bejen.
“Hari ini personel telah tiba sebanyak 51 prajurit untuk pengisian Batalyon TP 443/Satria Rakai Pikatan. Karena saat ini markas utama masih dalam proses pembangunan, untuk sementara waktu pasukan ditempatkan di bekas Pabrik Kopi Bojong Rejo sebagai marshelling area hingga markas siap digunakan,” kata Hermawan.
Menurut dia, Yonif TP 443/Satria Rakai Pikatan memiliki konsep yang berbeda dibandingkan batalyon infanteri konvensional. Selain menjalankan tugas pokok di bidang pertahanan, satuan tersebut juga akan mendukung pembangunan wilayah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Hermawan menjelaskan, prajurit Yonif TP dibekali kemampuan di berbagai bidang, seperti konstruksi, pelayanan kesehatan, dan penguatan ketahanan pangan. Kemampuan tersebut akan mendukung percepatan pembangunan di daerah sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat.
Ia mengatakan satuan itu dapat membantu pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil, mendukung layanan kesehatan, serta memperkuat penanganan bencana apabila dibutuhkan.
Selain itu, Yonif TP 443 juga akan berperan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Personel satuan ini akan terlibat dalam pemanfaatan lahan yang belum produktif untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian, peternakan, maupun perikanan.
“Kami berharap kehadiran satuan ini tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan,” ujar Hermawan.
Pemerintah dan TNI AD menempatkan Yonif Teritorial Pembangunan sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan berbasis kewilayahan. Konsep tersebut mengintegrasikan kemampuan militer dengan dukungan terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kedatangan 51 prajurit pada akhir Juni 2026 menjadi langkah awal operasional Yonif TP 443/Satria Rakai Pikatan di Temanggung. Seiring pembangunan markas yang terus berlangsung, satuan ini diproyeksikan memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Temanggung.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









