Warga Desak Kepolisian Tangkap Agam Mafia Tanah di Lahan Jalan Metrologi, Desa Sampali

- Editorial Team

Senin, 26 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Warga Jalan Metorologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang mendesak pihak kepolisian menangkap pelaku mafia tanah bernama Agam yang mengaku sebagai pemilik lahan di tanah garapan tersebut.

Demikian dikatakan, Endi Baktiar kepada wartawan di Jalan Pancing Medan, Minggu (25/4/2021) sore.

“Dia (Agam) itu mengambil kesempatan untuk meraup keuntungan dengan menipu sejumlah warga yang sudah menjadi korban permainan jual beli tanah dilakukan pelaku tersebut, ” paparnya.

Kata dia, ada tiga orang yang ditipu masing – masing Sanatede Laia (35) warga di lahan, memberikan uang pada Agam Rp700 ribu dengan diberikam lahan 10×20 meter, ternyata lahan itu tidak ada. Kemudian Analui Telaumbanua mengalami kerugian Rp700 ribu dan Sozatulu Halawa (46) mengalami kerugian Rp3,5 juta. Halawa dijanjikan akan mendapatkan 2 kapling. Tidak itu saja, warga lainnya ada juga menjadi korban permainan dari Agam tersebut

BACA JUGA  Video; Lahannya Diserobot, Warga Beri Kuasa pada Ormas Saber

Disebut – sebut, Agam salah satu pemuda setempat yang suka membuat resah dan merusak suasana aman dan kondusif di wilayah Jalan Metrologi, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Selain itu, Agam juga mengkordinir aksi unjuk rasa yang dilakukan warga setempat.

“Aksi itu dibayar dan liar, kasian warga yang ikut aksi unjuk rasa baru – baru ini dan nyaris bentrok bersama warga lainnya tidak mengetahui permasalahan itu. Agam itu harus ditangkap, karena sudah membuat resah, ” tambahnya.

BACA JUGA  Kabar Duka, Pemimpin Umum Harian SIB Ny DR GM Panggabean/R Br Hutagalung Tutup Usia

Endi Baktiar mengaku, dirinya memiliki lahan Jalan Metrologi Raya, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang seluas 10, 7 hektar dengan SK Gubernur Sumatera Utara No 188.44/55/KPTS/2021 tanggal 28 Januari 2021 itu sudah mempunyai alas hak sebagi pemilik lahan.

“Artinya mafia tanah bernama Agam kalau juga ngotot mempunyai lahan di tanah garapan itu tunjukan surat alas haknya sehingga tidak ada yang dirugikan, ” ujarnya.

Untuk itu, sambungnya, pihak kepolisian tidak perlu menunggu lama dan harus bergerak untuk mengamankan Agam tersebut. “Saya bersama warga lainnya akan membuat laporan terkait permasalahan lahan yang dijual oleh Agam tersebut, ” tandasnya. (Zak)

BACA JUGA  Silaturahmi dan Bakti Sosial IJTI Beserta Media Online Sumut

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Akun TikTok “Lika-Liku NTT” Diseret ke Penyidikan, Gubernur Melki: Stop Tebar Hoaks!
Ilegal Mining di Kabupaten Buru Bertambah Parah, Tambang Gunung Botol Disisir, Gunung Nona Dibiarkan
Balita 3 Tahun Meninggal Usai CT Scan di RSUD Prambanan, Keluarga Pertanyakan Tiga Kali Sedasi
Polda DIY Tetapkan Lurah Condongcatur Tersangka Kasus Korupsi TKD, Negara Rugi Lebih dari Rp 1 Miliar
Polres Buru Tengah Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Waegeren
‎Tangkap GS, Korban Culik dan Aniaya Bertambah, Jari Putus dan Masih Disekap
Ucapan Duka Cita dan Santunan Diapresiasi Namun Harus Ada yang Bertanggungjawab Atas Kelalaian PT Nindya Karya
Kisruh Warisan Keluarga Besar Nadeak, Polisi Gerak Cepat Ungkap Misteri Saham yang Hilang

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:08 WIB

Akun TikTok “Lika-Liku NTT” Diseret ke Penyidikan, Gubernur Melki: Stop Tebar Hoaks!

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:33 WIB

Ilegal Mining di Kabupaten Buru Bertambah Parah, Tambang Gunung Botol Disisir, Gunung Nona Dibiarkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:59 WIB

Balita 3 Tahun Meninggal Usai CT Scan di RSUD Prambanan, Keluarga Pertanyakan Tiga Kali Sedasi

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:45 WIB

Polda DIY Tetapkan Lurah Condongcatur Tersangka Kasus Korupsi TKD, Negara Rugi Lebih dari Rp 1 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 06:32 WIB

Polres Buru Tengah Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Waegeren

Berita Terbaru

error: Content is protected !!