Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Scamming Antar Negara, 44 Orang Ditangkap

- Editorial Team

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, TRIBRATA TV

Polrestabes Surabaya masih terus melakukan pengembangan terkait kasus scamming yang melibatkan jaringan internasional. Terbaru, satu lagi Warga Negara Asing (WNA) asal Cina ditetapkan sebagai tersangka.

Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, Kapolrestabes Surabaya menerangkan, sebelumnya polisi telah menetapkan 44 tersangka, yang tiga di antaranya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

“Perkembangan terkait proses penyidikan terhadap 44 pelaku scamming ditambah satu lagi. Jadi 45 tersangka,” katanya, Kamis (17/6/2026).

Dalam jaringan scamming itu, tersangka baru berinisial D berperan sebagai orang yang memberikan fasiitas sindikat scamming di TKP Solo.

BACA JUGA  Diburu Tiga Polres, Bandit Jalanan Didor

Selain itu, tersangka juga bertugas menjemput korban dari Jakarta menuju ke Surabaya, serta menyuplai kebutuhan di rumah operasional.

Adapun 45 tersangka yang saat ini diamankan merupakan WNA dari beberapa negara, di antanya, Cina, Jepang, Taiwan, serta ada WNI.

“Saat ini sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap korban-korban yang ada di Jepang, dan dalam waktu dekat kita akan segera lakukan pemeriksaan para korban yang ada di Cina,” tambahnya.

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya membongkar kasus scamming yang melibatkan jaringan internasional setelah adanya laporan dugaan penculikan dua warga negara Jepang.

BACA JUGA  Paminal Polda Jatim Tahan Tiga Oknum Anggota Nakal

Dari pengembangan kasus itu, polisi membongkar jaringan penipuan daring lintas negara yang beroperasi di Surabaya, Solo hingga Bali.

Saat ini, sebanyak 45 tersangka telah ditahan dan penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya dalam jaringan scam internasional tersebut.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polrestabes Surabaya juga menggandeng Divisi Hubungan Internasional Polri dan Interpol untuk menelusuri para korban yang diduga berada di China dan Jepang. (red)

BACA JUGA  Ciptakan Kerumunan, Polisi Akan Bubarkan Bagi-bagi Takjil dan Sahur On The Road

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Diduga Cabuli 6 Anak di Masjid, Oknum Guru Ngaji Ditangkap Polisi
6 Anggota Ormas di Pematangsiantar Jadi Tersangka Penganiayaan yang Tewaskan Jaka Malau
Baru Dilantik, Kepala BNNK Banyuwangi Gulung Jaringan Ranjau Narkoba
Bomban Bidang Pangkatan Diduga Jadi Basis Peredaran Sabu, Inisial “A.N” Disebut Dalang Pengendali Jaringan
Satu Lagi Pelaku Percobaan Pencurian dengan Kekerasan Dibekuk Tim URC Polres Pelabuhan Belawan
‎Gembong Narkoba Diduga Otak Peredaran Narkotika di Karo Dilidik Polisi
Operasi Antik Nala: Polres Bengkulu Selatan Ringkus 4 Tersangka Bersama 13,1 Gram Sabu
Bobol Rumah, 2 Pria Ditangkap Polsek Pedamaran

Berita Lainnya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:28 WIB

Diduga Cabuli 6 Anak di Masjid, Oknum Guru Ngaji Ditangkap Polisi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:58 WIB

6 Anggota Ormas di Pematangsiantar Jadi Tersangka Penganiayaan yang Tewaskan Jaka Malau

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:11 WIB

Baru Dilantik, Kepala BNNK Banyuwangi Gulung Jaringan Ranjau Narkoba

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:01 WIB

Bomban Bidang Pangkatan Diduga Jadi Basis Peredaran Sabu, Inisial “A.N” Disebut Dalang Pengendali Jaringan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47 WIB

Satu Lagi Pelaku Percobaan Pencurian dengan Kekerasan Dibekuk Tim URC Polres Pelabuhan Belawan

Berita Terbaru