Lapor Pak Kapolri, Aktivitas PETI di Madina Marak

- Editorial Team

Selasa, 18 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madina, TRIBRATA TV

Ramainya pemberitaan media massa terkait Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara dalam beberapa hari terakhir ini, ternyata belum direspon aparat terkait.

Pasalnya sampai hari ini aktivitas PETI yang bisa ditertibkan aparat penegak hukum (APH) setempat hanya di Kecamatan Kota Nopan padahal masih banyak kegiatan ilegal ini di kecamatan lainnya.

Seperti penambangan di Kecamatan Huta Bargot Kecamatan Batang Natal, Kecamatan Lingga Bayu, Kecamatan Ranto Baek dan Kecamatan Muara Batang Gadis. Lokasi-lokasi ini semua tidak pernah sama sekali tersentuh hukum sampai saat ini

BACA JUGA  PWI Madina Bentuk Tim Pencari Fakta Isu Pemerasan Wartawan Korban Pengeroyokan


Ketua DPW Ikatan Jurnalis Independen Nusantara IJEN Sumut, Ismed Harahap sebagai putra asli Mandailing Natal kepada awak media di Panyabungan, Senin (17/03/2025) mengungkapkan, dengan melihat banyaknya atensi jurnalis melalui pemberitaan akhir akhir ini, ia mengaku sangat kecewa pada APH yanh dinilainya tebang pilih dalam menegakkan hukum.

“Hanya lokasi di Kecamatan Kota Nopan yang mampu mereka tertibkan, sementara di beberapa kecamatan lain, sama sekali tak tersentuh,” katanya.

Ismed Harahap menduga jangan jangan ini cuma modus biar kelihatan pimpinan atau pemerintah pusat kalau APH di Madina telah berbuat. Namun dibalik ini semua masih banyak kecamatan di kabupaten Mandailing Natal tidak pernah sama sekali tersentuh hukum.

BACA JUGA  Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan

“Kita berharap kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit mendengarkan atensi para rekan rekan jurnalis dari Mandailing Natal agar segera menginstruksikan kepada jajarannya untuk menertibkan semua bentuk tambang emas ilegal yang beroperasi di Kabupaten Madina, sebelum hilang rasa kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian karena membiarkan para mafia tambang emas ilegal leluasa beroperasi,” tandasnya. (red)

BACA JUGA  Mandailing Tano Hasorangan, Disima Tano Ingananku Tading

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm
Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:07 WIB

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Berita Terbaru