Usai Membunuh, Ketiga Pelaku Ikut Mencari Keberadaan Boru Simbolon

- Editorial Team

Sabtu, 14 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan, TRIBRATA TV
Untul menghilangkan jejak dan kecurigaan, ketiga pelaku pembunuhan terhadap Novita Sari Simbolon (14), pelajar SMP yang jasadnya ditemukan di parit bekoan Kebun Sawit PT Yamaha, Senin (9/3/2020) lalu, ikut bergabung bersama warga untuk mencari keberadaan korban.

Hal ini terungkap saat salah seorang warga, bermarga Aritonang, mengaku sekampung dengan korban, berbincang-bincang dengan wartawan, Sabtu (14/30/2020) sore, sebelum bertemu dengan Kapolres Asahan.

“Malam itu orang itu ikut sama kami nyari korban. Bahkan si Nias itu sempat minta rokok lagi sama orang kampung kami,” ucap Aritonang.

Akunya lagi, saat dalam pencarian korban itu, pelaku Rolid Siregar meminjamkan senter kepada warga. “Ngasi senter lagi. Tapi pas dipinjam parang, gak dikasihnya. Katanya ngapai lah pake parang. CSIL sama Yamaha beda yang punya. Heran juga, orang itu kan kerja di CSIL, kok ngabisi korban di kebun Yamaha,” ucap Aritonang sembari menarik rokok kretek yang ada di jari-jarinya.

BACA JUGA  Breaking News! Mayat Perempuan Terbakar Ditemukan Warga

Aritonang juga mengungkapkan, sejumlah warga sudah ada yang menaruh curiga kepada ketiga pelaku tersebut. Pasalnya, selain jarak antara kediaman ketiganya dengan Kampung warga tergolong jauh, ketiga pelaku bisa dikatakan jarang berkomunikasi dan bertemu dengan warga yang melakukan pencaharian.

“Kalau kenal ya kenal kami sama orang itu. Tapi gak kenal kali. Orang itu tinggal di perumahan karyawan perusahaan, jarak sama kampung kami 3 kilo (meter). Dari kampung kami, kalau mau ke kebun perusahaan orang itu ya harus lewat kebun Yamaha,” ungkap Aritonang.

Dikisahkannya lagi, terkait perilaku korban yang sering mengambil berondolan Sawit, itu tak lain untuk membiayai sekolah dan membayar uang les.

“Dia (korban) boru siapudan (paling kecil,red) dan satu-satunya perempuan. Bapak mamaknya bukan orang berada. Jadi hari itu dia nyari berondolan sawit untuk sekolah sama bayar lesnya hari Senin, besoknya. Dia kan udah kelas 3 SMP. Kalaupun dia ngambil berondolan, paling 20 kolom kalaupun ngambil di kebun CSIL, mana mungkin bisa banyak. Kan udah lah jauh melewati kebun Yamaha, banyak bekoan pula. Dia (korban) kan badannya kecil. Gak ngertilah Lae. Tega kali orang itu. Anak sekecil itu dianiaya sampe mati,” ungkapnya seraya menggelengkan kepalanya.

BACA JUGA  Ada yang Kenal? Mayat Pria Bertato Ditemukan Mengambang di Laut Plaza, Mulut Disumpal Kain!

Mengingatkan pembaca, jasad korban, Novita Sari Simbolon ditemukan di dalam bekoan parit kebun PT Yamaha, Senin (9/3/20) pagi, usai semalam tak pulang ke rumahnya.

Rabu (11/3/20), tim gabungan Satreskrim Polres Asahan dan Polsek Sei Kepayang berhasil mengungkap kasus tersebut sekaligus meringkus para pelaku.

Pelaku, Rolid Siregar, Syahrial Halawa dan Dahnial Amri Damanik diringkus tim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Adrian Risky Lubis SIK dan Kapolsek Sei Kepayang AKP Zulham SH S.Kom MH di jalan lintas di seputaran Kecamatan Sei Kepayang.

BACA JUGA  Omong Kasar dan Ditantang, Motif Mantan Suami Bunuh Mantan Istri di Kubu Raya

“Ketiganya diringkus tanpa perlawanan. Awalnya para pelaku ini membantah sebagai pelakunya. Karena setelah menghabisi nyawa korban, ketiga pelaku sudah sama-sama bersumpah, kalau ditangkap polisi mereka kompak tidak akan mengaku,” ungkap Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK dalam konferensi pers, Kamis (12/3/2020) lalu di Mapolres Asahan. (Gon)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm
Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:07 WIB

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Berita Terbaru