Kasus Penggelapan Mobil, Polda Sumut akan Datangi PT TMP

- Editorial Team

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Ditreskrimum Unit 2 Subdit 1 Polda Sumut melakukan gelar perkara penggelapan berdasarkan laporan polisi (LP) nomor: LP/B/1722/X/2025/SPKT/Polda Sumut tertanggal 22 Oktober 2025 yang dilaporkan Marta Putra Ritonga di Mapolda Sumut, Rabu (12/11/2025).

Marta Putra didampingi kuasa hukumnya, Panias Purba, SH menyebutkan saat gelar perkara yang dipimpin Kasubdit I TP Kamneg, AKBP P. Samosir, dia dicecar dengan 20 pertanyaan terkait awal terjadinya penggelapan satu unit mobil Mobil Toyota Calya miliknya.

Senada dengan itu, kuasa hukum Marta Putra, Panias Purba mengatakan penyidik dalam gelar perkara tersebut mengatakan akan mendalami kembali bukti yang ada.

“Penyidik akan kembali mendalami bukti yang kami sampaikan sehingga nantinya bisa naik sidik,” ucapnya.

BACA JUGA  Kapolda Sumut Minta Perwira PAG dan Perwira SIPSS Harus Jadi Contoh

Ditambahkannya, pihaknya bersama penyidik akan meninjau lokasi keberadaan mobil kliennya di PT TMP Jalan Medan-Tanjungmorawa, Bangunsari Kabupaten Deliserdang pada Jumat (14/11/2025) besok.

“Hari Jumat ini, kita bersama penyidik akan turun ke lokasi PT TMP untuk melihat keberadaan mobil klien kami,” tandasnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan saat dikonfirmasi terkait gelar perkara penggelapan tersebut menjawab masih didalami.”Laporan tersebut sedang didalami penyidik, harap bersabar,” katanya.

Diketahui, kasus penggelapan mobil milik Marta Putra terjadi pada Jumat (17/10/2025) dengan terlapor pengelola PT TMP, Sun alias Asiong, Dav alias Acien, Suw dan TBT. Marta Putra yang merupakan karyawan dengan jabatan marketing PT TMP sejak 2010 dituding menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp173 Juta pada Selasa (30/9/2025).

BACA JUGA  Bawa Sabu di Mobil, Pengunjung Bandara KNIA Diamankan

Para terlapor meminta Marta Putra menggantikan uang tersebut dalam waktu 3 hari dengan membuat perjanjian. Namun karena tidak memiliki uang, Marta Putra memberi jaminan KTP asli dan mobil.

Selanjutnya, pada Jumat (3/11/2025), Marta Putra melunasi uang tersebut kepada Ria Syafitri yang merupakan admin keuangan PT TMP disaksikan Dav.

Namun saat meminta mobil dikembalikan pihak PT TMP melalui Dav tidak memberikan dengan alasan menunggu Sun. Selanjutnya, Marta Putra mensomasi para terlapor namun tidak direspon hingga akhirnya membuat laporan ke SPKT Polda terkait penggelapan mobil dengan kerugian sebesar Rp200 juta. (red)

BACA JUGA  Ditipu Beli Mobil, Elisabeth Ngadu ke Polda Sumut

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm
Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:07 WIB

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Berita Terbaru