Hutan Pinus di Jalur Alternatif Kaliwiro-Leksono Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api

- Editorial Team

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonosobo, TRIBRATA TV

Kebakaran melanda kawasan hutan sadapan pinus di jalur alternatif Kaliwiro-Leksono melalui Mbeser, tepatnya di Desa Kemiriombo, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jumat (10/7/2026) pagi. Berkat respons cepat tim gabungan, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke kawasan hutan yang lebih luas.

Laporan mengenai kebakaran diterima Call Center RPB SAR Kaliwiro sekitar pukul 09.19 WIB. Setelah menerima laporan, relawan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Dalam waktu singkat, tim tiba di lokasi dan menemukan kobaran api sudah membesar di sisi jalan utama yang berada di kawasan hutan pinus.

Selanjutnya, tim gabungan langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisasi titik api agar tidak menyebar ke area hutan di sekitarnya. Proses penanganan melibatkan RPB SAR Kaliwiro, BPBD Kabupaten Wonosobo, Perhutani, Polsek Kaliwiro, Koramil Kaliwiro, pihak Kecamatan Kaliwiro, serta masyarakat setempat.

BACA JUGA  Rebutan Lahan Negara di Kutalimbaru, Deli Serdang

Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api. Dengan demikian, api tidak sempat merembet ke kawasan hutan pinus yang lebih luas maupun mengancam permukiman warga.

Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran menghanguskan lahan dengan luas sekitar 6 x 12 meter. Selain itu, sedikitnya 11 batang pohon pinus mengalami kerusakan akibat terbakar.

Meski demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Permukiman warga juga dipastikan tetap aman karena lokasi kebakaran berada cukup jauh di dalam kawasan hutan.

BACA JUGA  Bupati Padang Lawas Utara Pimpin Apel Kesiapan Kebakaran Hutan dan Lahan

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas belum menyimpulkan sumber api dan masih mengumpulkan informasi serta melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Sementara itu, petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, seperti membuang puntung rokok sembarangan maupun membakar sampah di sekitar kawasan hutan.

“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan, terutama saat cuaca panas dan kering,” demikian imbauan yang disampaikan petugas di lokasi.

Di sisi lain, keberhasilan memadamkan api dalam waktu cepat menunjukkan kesiapsiagaan tim gabungan dalam menangani potensi bencana kebakaran hutan. Sinergi antara relawan, instansi pemerintah, aparat keamanan, Perhutani, dan masyarakat menjadi faktor penting sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.(Dik.)

BACA JUGA  Satbrimob Polda Aceh Salurkan Bantuan pada Korban Kebakaran

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Kondisi Bayi Terlantar di Klaten Membaik, RSUP Soeradji Serahkan ke Dinsos
Danrem 072/Pamungkas Ajak Prajurit Yonif TP 440/SJS Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme
Rahasia Pupuk dari Buah dan Daun Terungkap di Magelang, Mahasiswa KKN UPN Veteran Gandeng KWT Bangun Pertanian Organik
Breaking News: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Belum Ada Pernyataan Resmi
Pencarian Apin dan Idin di Gunung Bismo Masuk Hari Ke-8, Operasi SAR Resmi Diperpanjang hingga Sabtu
BPOM Semarang Gandeng Komisi IX DPR RI Tingkatkan Literasi Obat Aman di Magelang
Polisi Tangkap Pria Modus Kencan Bawa Kabur HP di Solo, Lima Perempuan Diduga Jadi Korban
Pemkab Sleman Pelajari Sistem Rujukan BPJS PBPU di RSUD Kajen, Siapkan Penguatan Layanan Kesehatan

Berita Lainnya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:56 WIB

Hutan Pinus di Jalur Alternatif Kaliwiro-Leksono Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:33 WIB

Kondisi Bayi Terlantar di Klaten Membaik, RSUP Soeradji Serahkan ke Dinsos

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:11 WIB

Danrem 072/Pamungkas Ajak Prajurit Yonif TP 440/SJS Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:14 WIB

Rahasia Pupuk dari Buah dan Daun Terungkap di Magelang, Mahasiswa KKN UPN Veteran Gandeng KWT Bangun Pertanian Organik

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:25 WIB

Breaking News: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Belum Ada Pernyataan Resmi

Berita Terbaru

Kalimantan Barat

Cegah Karhutla Meluas, Polsek Noyan Cek 8 Titik Hotspot di Sejumlah Desa

Sabtu, 11 Jul 2026 - 09:36 WIB

Kriminal

Orang Tua Bayi yang Dibuang di Toilet KA Sancaka Ditangkap

Sabtu, 11 Jul 2026 - 09:04 WIB