Sitaro, TRIBRATA TV
Suasana duka menyelimuti Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro saat digelarnya Paripurna Persemayaman Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, almarhum Djon Ponto Janis, Sabtu, 9 Mei 2026. Tangis keluarga, sahabat, dan para pejabat pecah ketika jenazah almarhum diusung masuk ke ruang sidang paripurna.
Paripurna penghormatan terakhir tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Alfrets Ronald Takarendehang. Dengan suara berat menahan haru, ia membuka sidang penghormatan terakhir bagi sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin sederhana dan dekat dengan masyarakat.
Seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Sitaro hadir dalam sidang duka tersebut. Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Restorasi, dan Fraksi Perindo tampak duduk bersama dalam suasana penuh kehilangan, tanpa sekat politik, memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Turut hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Plt Sekretaris Daerah Eddy Salindeho yang hadir membacakan sambutan Wakil Bupati Heronimus Makainas. Kehadiran para asisten sekda, kepala OPD, camat, kepala bagian hingga para kapitalau menambah khidmat suasana persemayaman.
Saat peti jenazah ditempatkan tepat di depan meja pimpinan sidang paripurna, suasana mendadak hening. Beberapa anggota DPRD tampak menundukkan kepala sambil mengusap air mata yang jatuh tanpa mampu dibendung.

Keluarga besar Janis-Jacobus yang berdiri di sisi peti jenazah terlihat tak kuasa menahan kesedihan. Isak tangis pecah ketika satu per satu pelayat datang menyampaikan belasungkawa dan penghormatan terakhir.
Dalam sambutan resmi pemerintah daerah yang dibacakan Plt Sekda, atas nama Wakil Bupati menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian almarhum.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Bapak Djon Ponto Janis, SH,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan di hadapan seluruh pelayat.
Pemerintah daerah menilai kepergian almarhum bukan hanya kehilangan bagi keluarga, melainkan kehilangan besar bagi lembaga DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.
Dalam sambutan tersebut, almarhum dikenang sebagai pribadi sederhana, bersahaja, namun memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan amanah pelayanan publik selama bertahun-tahun.

Karier politik dan pengabdian almarhum di DPRD Sitaro disebut menjadi bukti nyata konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Almarhum pertama kali menjabat sebagai anggota DPRD periode 2009–2014.
Kepercayaan masyarakat kembali mengantarkan almarhum menjadi anggota DPRD pada periode 2014–2019 hingga akhirnya dipercaya menjabat Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.
Pengabdian itu terus berlanjut pada periode 2019–2024, di mana almarhum kembali memimpin DPRD Sitaro sebagai ketua lembaga legislatif daerah.
Bahkan pada periode 2024–2029, masyarakat kembali memberikan kepercayaan kepada almarhum untuk menjabat Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.
“Hal ini menunjukkan bahwa almarhum adalah sosok pemimpin yang memiliki integritas, pengalaman, dan pengabdian besar bagi daerah,” bunyi sambutan Bupati yang dibacakan Plt Sekda.
Selama menjabat, almarhum dikenal aktif menjaga harmonisasi antara pihak eksekutif dan legislatif demi mendukung jalannya pembangunan daerah.
Banyak masyarakat mengenang almarhum sebagai figur yang mudah ditemui, sederhana dalam bersikap, dan tidak membedakan latar belakang masyarakat yang datang meminta bantuan.
Suasana duka juga terasa ketika sejumlah tokoh penting daerah hadir memberikan penghormatan terakhir.
Hadir pula mantan Bupati Sitaro periode 2008–2018 Toni Supit serta mantan Bupati periode 2013–2018 Evangelian Sasingen.
Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sitaro, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ASN di lingkungan pemerintah daerah juga memenuhi ruang paripurna sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Rangkaian penghormatan terakhir dimulai sejak pagi hari. Jenazah terlebih dahulu diberangkatkan dari rumah duka di Kelurahan Ondong menuju Rumah Jabatan Ketua DPRD di Kelurahan Bebali.
Di rumah jabatan Ketua DPRD, dilakukan prosesi persemayaman sebelum jenazah dibawa menuju ruang rapat DPRD untuk pelaksanaan upacara penghormatan terakhir.
Setelah prosesi di DPRD selesai, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Kantor DPC PDIP di Kelurahan Akesimbeka untuk dilakukan penghormatan dari jajaran partai politik.
Usai prosesi di Kantor DPC PDIP, jenazah kembali dibawa menuju rumah duka di Kelurahan Ondong untuk dilaksanakan ibadah pemakaman bersama keluarga dan jemaat.
Di tengah seluruh prosesi itu, satu hal yang paling terasa adalah kehilangan mendalam masyarakat terhadap sosok pemimpin yang telah mengabdikan hidupnya bagi daerah.
Kini, kursi Ketua DPRD Sitaro yang selama ini ditempati almarhum Djon Ponto Janis akan menjadi saksi bisu perjalanan panjang seorang pemimpin daerah yang dikenal sederhana, tenang, namun penuh pengabdian. Tangis yang pecah di ruang paripurna hari itu menjadi bukti bahwa almarhum telah meninggalkan jejak mendalam di hati banyak orang. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online




















