Bronjong Penahan Banjir di Sungai Aih Bobo Jadi Harapan Baru Warga Rigeb

Masyarakat Titip Pesan: Kerjakan dengan Baik dan Berkualitas

- Editorial Team

Sabtu, 4 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues, TRIBRATA TV

Pembangunan bronjong penahan tebing di Sungai Aih Bobo Desa Rigeb Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menjadi sorotan sekaligus harapan besar bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun dihantui ancaman banjir.

Warga berharap proyek tersebut benar-benar mampu memberikan perlindungan bagi pemukiman dan lahan pertanian yang selama ini kerap terdampak luapan sungai saat musim hujan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan bronjong kini tengah berlangsung. Material batu mulai disusun ke dalam anyaman kawat sebagai penguat bantaran sungai. Kehadiran proyek tersebut disambut positif masyarakat, namun mereka menitipkan satu harapan besar agar pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis sehingga hasilnya benar-benar bertahan dalam jangka panjang.

BACA JUGA  Bara Api Pembakaran Lahan Sere Wangi dan Getah Pinus Sudah Padam, Namun Persoalan ke Ranah Hukum Baru Menyala

Salah seorang warga Desa Rigeb, Aman Selena, kepada media ini menyampaikan rasa syukur atas pembangunan tersebut. Menurutnya, masyarakat sudah lama menantikan adanya penanganan serius terhadap ancaman banjir yang setiap tahun mengganggu kehidupan warga.

“Semoga pembuatan bronjong ini benar-benar memberikan manfaat bagi kami untuk mengatasi banjir yang melanda desa kami. Kami berharap pihak pelaksana mengerjakannya dengan baik, sehingga hasilnya kuat dan bisa melindungi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (4/7/2026).

Harapan itu dinilai sangat wajar. Sebab, bronjong bukan sekadar tumpukan batu yang dibungkus kawat, melainkan infrastruktur pengendali banjir yang menyangkut keselamatan warga, perlindungan aset masyarakat, hingga keberlangsungan aktivitas ekonomi di desa.

Masyarakat juga berharap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pelaksana, konsultan pengawas hingga instansi terkait, dapat memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan mengutamakan mutu. Kualitas pekerjaan menjadi faktor utama agar bangunan mampu menahan derasnya arus sungai ketika debit air meningkat.

BACA JUGA  Ucapan dan Jejak Dana Desa Cane Baru: APH Diminta Turun Tangan

Warga menegaskan proyek yang menggunakan anggaran negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mereka tidak menginginkan pembangunan yang hanya selesai secara administratif, tetapi lemah secara kualitas dan tidak mampu menjawab persoalan banjir yang selama ini menjadi momok bagi Desa Rigeb.

Pembangunan bronjong di Sungai Aih Bobo diharapkan menjadi awal hadirnya perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat. Sebab, keberhasilan sebuah proyek bukan hanya diukur dari rampungnya pekerjaan, melainkan dari seberapa besar manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam menjaga keselamatan, melindungi lingkungan, dan mengurangi risiko bencana banjir di masa mendatang.(Raga)

BACA JUGA  Dana BTT Gayo Lues 2026 Telah Terealisasi Belasan Miliar

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Kadis Dikbud Lebong Tinjau Bangunan SMPN 10 yang Dirobohkan Warga
Sambut Penilaian Ombudsman 2026, Pemkab Sitaro Matangkan Persiapan Demi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Hadiri Pembukaan Festival Fulan Fehan di Kampung Adat Duarato, Wakil Bupati Malaka Bawa Kesan ini
Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah, Plh. Sekda Sitaro Pimpin Rapat Strategis Bahas Barang Milik Daerah
BPBD Gayo Lues Tegaskan Penetapan Penerima Jadup Kewenangan Kemensos, Masyarakat Diminta Tidak Salah Paham
Perkuat Sinergi Antar Daerah, Bupati Gayo Lues Hadiri HUT APKASI Ke-26, HUT Deli Serdang Ke-80 dan Dialog Otonomi Daerah
Pemkab Sitaro Salurkan Bantuan ATENSI, Wujud Kepedulian bagi Masyarakat yang Membutuhkan
Sinergi Lintas Sektoral, 4 Nelayan Bintan yang Diamankan Polis Marin Malaysia Dipulangkan

Berita Lainnya

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:06 WIB

Bronjong Penahan Banjir di Sungai Aih Bobo Jadi Harapan Baru Warga Rigeb

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:51 WIB

Kadis Dikbud Lebong Tinjau Bangunan SMPN 10 yang Dirobohkan Warga

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:07 WIB

Sambut Penilaian Ombudsman 2026, Pemkab Sitaro Matangkan Persiapan Demi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:29 WIB

Hadiri Pembukaan Festival Fulan Fehan di Kampung Adat Duarato, Wakil Bupati Malaka Bawa Kesan ini

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:49 WIB

Optimalkan Pengelolaan Aset Daerah, Plh. Sekda Sitaro Pimpin Rapat Strategis Bahas Barang Milik Daerah

Berita Terbaru

Hukum

Ondim Pakai Rompi Orange, Terima Gratifikasi Rp3,5 M

Sabtu, 4 Jul 2026 - 13:20 WIB