Wonosobo,TRIBRATA.TV– Operasi pencarian terhadap dua remaja asal Kecamatan Watumalang yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, memasuki hari keempat. Hingga proses pencarian terbaru berlangsung, tim gabungan masih belum menemukan keberadaan kedua remaja tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo,Minggu (5/7/2026) saat ditemui wartawan mengatakan tim gabungan terus memperluas area pencarian dengan menyesuaikan kondisi medan yang cukup ekstrem. Untuk memperkuat upaya tersebut, tim juga mengerahkan anjing pelacak dari kepolisian guna membantu menelusuri jalur yang diduga dilalui kedua remaja.
“Pada hari keempat ini kami menambah kekuatan pencarian dengan melibatkan anjing pelacak dari kepolisian. Harapannya, jejak korban dapat lebih cepat teridentifikasi sehingga pencarian menjadi lebih efektif,” ujar Kepala BPBD Wonosobo.
Menurut BPBD, proses pencarian menghadapi sejumlah kendala. Medan Gunung Bismo didominasi jurang curam, vegetasi yang rapat, serta sejumlah titik yang sulit dijangkau. Selain itu, keterbatasan sinyal telepon seluler turut menyulitkan proses komunikasi antartim di lapangan.
Di sisi lain, informasi yang dihimpun petugas menunjukkan kedua remaja berangkat mendaki dengan perlengkapan yang sangat terbatas. Mereka disebut hanya mengenakan kaos hitam dan celana pendek. Selain itu, bekal yang dibawa juga hanya berupa makanan ringan seperti roti dan sosis.
Petugas juga mengungkapkan bahwa kedua remaja diduga berangkat tanpa sepengetahuan maupun izin orang tua. Informasi tersebut menjadi salah satu dasar bagi tim untuk menyusun kronologi serta memperkirakan jalur pendakian yang mungkin mereka lalui.
Meski demikian, BPBD menegaskan seluruh personel gabungan tetap mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung. Tim SAR, relawan, aparat kepolisian, TNI, serta unsur terkait terus menyisir sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
“Kami terus melakukan penyisiran secara bertahap dan sistematis. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas, mengingat kondisi medan cukup berisiko,” kata pihak BPBD.
Sementara itu, keluarga korban masih menunggu perkembangan pencarian dan berharap kedua remaja dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah proses pencarian.
BPBD Wonosobo mengimbau masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan kedua remaja atau menemukan petunjuk di sekitar kawasan Gunung Bismo agar segera melapor kepada petugas di posko pencarian. Tim gabungan menyatakan akan terus melanjutkan operasi pencarian hingga seluruh area yang menjadi prioritas selesai disisir.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online




















