Bondowoso, TRIBRATA TV
Pemuda yang melakukan aksi “koboi” menantang Polisi lalu lintas dengan adu bogem saat sosialisasi penyakit mulut dan kuku (PMK) akhirnya meminta maaf kepada anggota Satlantas Polres Bondowoso.
Permintaan maaf itupun disambut baik anggota Polantas Polres Bondowoso dengan memberikan sangsi Adzan di Masjid Polres Bondowoso dan melaksanakan Sholat berjamaah.
Kapolres Bondowoso,AKBP Wimboko S.I.K mengatakan sangsi ini sebagai hukuman terhadap Mohammad Sofyan (27),warga Desa Mangli Kecamatan Pujer,karena vidio yang mengajak adu bogem petugas sempat viral.
“Hukuman atau sangsi Adzan ini,sebagai langkah Polres Bondowoso mewujudkan sikap humanis dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan salam setiap kehidupan,” jelas AKBP Wimboko,Kamis (9/6/2022).
Menurutnya dengan cara inilah paling tidak pelaku jadi sadar bahwa apa yang dilakukannya saat melawan petugas selain tidak beritika juga bisa melanggar hukum.
“Perilaku selain melanggar lalu lintas, juga melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan petugas yang melakukan tugas secara sah,”tegasnya.
AKBP Wimboko menambahkan sangsi Adzan ini juga sebagai bentuk hukuman yang mengedepankan kondusifitas dan edukasi.
“Mengingat itikad baik dari pelaku pun menjadi alasan untuk diberikan restorasi justice,”pungkas AKBP Wimboko. (Irawan)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









