Sitaro, TRIBRATA TV
Untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pengambil keputusan di tingkat desa tentang pentingnya isu gender dalam kebijakan pembangunan, maka Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengadakan sosialisasi kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) termasuk Perencanaan dan Penganggaran Yang Responsif Gender (PPRG) bertempat di Auditorium Kantor Bupati, Kamis (5/10/2023).
Dalam laporannya Kepala Dinas DP3AP2KB Fabiola Papona melalui Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan menyampaikan tujuan sosialisasi PUG dan PPRG adalah memperkuat kelembagaan dan meningkatkan koordinasi untuk mewujudkan Keadilan Kesetaraan Gender (KKG) dengan pendekatan terintegrasi dalam proses penyusunan kebijakan, perencanaan sekaligus meningkatkan kapasitas pusat layanan pengarusutamaan gender dalam seluruh sektor pembangunan di Kabupaten Sitaro.
Pj Bupati Kepulauan Sitaro Joi Oroh melalui Sekretaris Daerah Denny D. Kondoj saat membuka kegiatan menyampaikan sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional, pemerintah dipandang perlu meningkatkan kedudukan, peran, dan kualitas perempuan, serta upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Adapun disampaiakm oleh sekda salah satu bentuk penerapan pengarusutamaan gender dalam pembangunan adalah perlu dilaksanakan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) agar tercipta akses, partisipasi, kontrol dan manfaat yang merata demi mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender.
“PPRG harus memiliki Anggaran Responsif Gender (ARG) sebagai strategi untuk mengintegrasikan isu gender ke dalam proses penganggaran dan menerjemahkan komitmen para pihak untuk mewujudkan kesetaraan gender ke dalam komitmen anggaran, “ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau melalui sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran serta pemahaman para pengguna anggaran tentang pentingnya isu gender dalam pengambilan kebijakan pembangunan guna mempercepat terwujudnya keadilan dan kesetaraan gender secara efektif dan efisien.
“Saya percaya, bahwa kebersamaan kita pada momentum ini merupakan wujud tekad dan komitmen untuk memberikan dukungan terhadap proses tanggungjawab bagi kesinambungan pembangunan, utamanya demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sitaro, “katanya.
Kondoj berharap seluruh peserta dapat mengikuti sosialisasi dengan sebaik-baiknya, serta memanfaatkan hasil dari kegiatan ini.
“Tak lupa juga saya mengingatkan dan mengajak kita sekalian, untuk menjadi pelopor dan motor dalam menciptakan situasi yang aman, tertib dan damai dilingkungan masing-masing, serta secara proaktif menjaga suasana kebersamaan yang telah terbangun melalui hidup yang saling menghargai dan menghormati antar sesama tanpa dibatasi adanya perbedaan, “tandasnya.
Kegiatan ini pun menghadirkan tenaga ahli PUG/Analisis Gender Dinas P3A Provinsi Sulut, Boaz Wilar sebagai Narasumber, dengan harapan dari kegiatan ini ada komitmen dari seluruh pimpinan daerah sampai di tingkat pemerintahan desa untuk melaksanakan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender pada setiap tahun.
“Harapan supaya punya komitmen bahwa ada upaya upaya untuk konsisten didalam proses perencanaan pembangunan daerah untuk mengintegrasikan dengan isu-isi gender dengan kebijakan-kebijakan yang ada, baik secara kelembagaan maupun sampai kepada pelaksanaan monitoring, “tutupnya. (jemi lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








