Sitaro, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar upacara gabungan memperingati Hari Lahir Pancasila, Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Kepulauan Sitaro, serta Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Sitaro, Senin (1/6/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, SE., MM, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Sejak pagi hari, halaman Kantor Bupati telah dipadati peserta upacara yang terdiri dari unsur Forkopimda, DPRD, ASN, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, pelajar, hingga berbagai elemen masyarakat.

Momentum tersebut menjadi istimewa karena tiga peringatan besar nasional dan daerah dipadukan dalam satu pelaksanaan upacara yang sarat makna kebangsaan dan semangat persatuan.
Tampak hadir jajaran pimpinan perangkat daerah, pejabat struktural dan fungsional, camat, lurah, kepala kampung, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan lembaga pendidikan yang bersama-sama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Nuansa merah putih begitu terasa ketika pasukan upacara telah mengambil posisi masing-masing dengan tertib di bawah pengawasan Komandan Upacara Kapten Laut (P) Jusak C. Tahulending selaku Danposal Siau.

Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam upacara tersebut menunjukkan kuatnya sinergitas antar lembaga dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Upacara diawali dengan masuknya Komandan Upacara ke lapangan dan dilanjutkan dengan pembacaan nama-nama pejabat serta petugas upacara yang mendapat amanah pada momentum bersejarah tersebut.
Tak lama kemudian, Plt. Bupati Heronimus Makainas memasuki lapangan upacara dan menerima penghormatan dari seluruh peserta yang hadir.

Suasana semakin khidmat saat Lambang Daerah Pakatiti Tuhema memasuki lapangan upacara sebagai simbol kebanggaan masyarakat Kepulauan Sitaro.
Seluruh peserta berdiri tegak memberikan penghormatan kepada lambang daerah yang selama 19 tahun menjadi simbol perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Puncak kekhidmatan terjadi saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Kepulauan Sitaro melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Para anggota Paskibraka yang berasal dari berbagai SMA di wilayah Sitaro berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mendapat apresiasi dari peserta upacara.
Prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin langsung Inspektur Upacara menjadi momen refleksi atas jasa para pahlawan bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Selanjutnya, anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Selmina Papuas, S.Pd., membacakan Teks Pancasila yang kemudian diikuti seluruh peserta upacara.
Lima sila yang dibacakan dengan lantang menggema di seluruh area upacara, mengingatkan kembali nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Jessica Mereyke Jacobus, S.IP., semakin memperkuat semangat konstitusional yang menjadi landasan penyelenggaraan pemerintahan.
Rangkaian upacara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sejarah pembentukan Kabupaten Kepulauan Sitaro oleh Marlon B. Dalentang, S.Sos.
Melalui pembacaan sejarah tersebut, peserta diajak mengenang perjalanan panjang lahirnya Kabupaten Kepulauan Sitaro hingga memasuki usia ke-19 tahun.

Dalam amanatnya, Plt. Bupati Heronimus Makainas menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
“Hari Lahir Pancasila adalah momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai dasar bangsa sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Makainas.
Menurutnya, Pancasila merupakan kekuatan yang menyatukan seluruh keberagaman bangsa Indonesia, termasuk keberagaman yang hidup dan berkembang di Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Ia menekankan bahwa masyarakat Sitaro harus terus menjaga persatuan sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Makainas juga mengaitkan semangat Pancasila dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Tema tersebut, menurutnya, mengandung pesan penting agar seluruh elemen masyarakat memberi perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda.
“Pemerintah, keluarga, sekolah, tokoh agama dan masyarakat harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak-anak dan generasi muda,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa kualitas generasi muda hari ini akan menentukan masa depan daerah dan bangsa di masa mendatang.
Pada momentum Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Kepulauan Sitaro, Makainas juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan tema “SITARO Pulih, Bersatu dan Bangkit” sebagai tekad bersama.
Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi daerah yang terus berupaya bangkit dari berbagai tantangan, keterbatasan geografis, serta dinamika pembangunan yang dihadapi selama beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, kata “Pulih” mencerminkan semangat untuk bangkit dari berbagai kesulitan, sementara “Bersatu” mengandung makna pentingnya kebersamaan dalam membangun daerah.
Sedangkan kata “Bangkit” menjadi simbol tekad seluruh masyarakat untuk terus bergerak maju, meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat pelayanan publik, dan menciptakan daerah yang lebih mandiri.
Makainas juga memberikan perhatian khusus kepada Aparatur Sipil Negara agar terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa ASN harus hadir sebagai solusi bagi masyarakat serta mampu menjawab kebutuhan publik secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
Kepada generasi muda, ia berpesan agar terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menjaga toleransi, menghormati perbedaan, serta menjadi pelopor pembangunan daerah.
Usai amanat, doa bersama dipimpin oleh Pdt. Anna Irene M. Tampilang, M.Th., yang mengajak seluruh peserta mensyukuri perjalanan bangsa dan daerah serta memohon berkat Tuhan bagi kemajuan Sitaro.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu nasional “Satu Nusa Satu Bangsa” dan lagu “Andhika Bhayangkari” yang diikuti seluruh peserta upacara dengan penuh semangat nasionalisme.
Setelah seluruh prosesi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, TNI-Polri, tokoh agama, pelajar, dan masyarakat dalam satu bingkai kebersamaan.
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Hari Kebangkitan Nasional ke-118, dan Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Kepulauan Sitaro tahun 2026 ini menjadi simbol kuat bahwa semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian tetap menjadi fondasi utama menuju daerah yang semakin maju, sejahtera, damai, dan dahsyat sesuai semboyan “SITARO MASADADA” serta filosofi daerah “Pakatiti Tuhema Pekenandu Mengenai”. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









