Sitaro, TRIBRATA TV
Harapan untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi kini kembali menyala bagi generasi muda di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Dalam wawancara usai Apel Hari Pendidikan Nasional yang digelar di Ondong, 5 Mei 2025, Wakil Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, SE., M.M., menjawab pertanyaan media mengenai peluang beasiswa bagi anak-anak daerah di tengah kondisi efisiensi anggaran yang tengah berlangsung.
“Saat ini pemerintah daerah belum sanggup memberikan beasiswa dalam arti penuh karena keterbatasan keuangan. Namun, bantuan studi masih kami berikan,” jelas Heronimus. Meski begitu, ia menyampaikan bahwa Pemda tengah berupaya memperluas peluang melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, salah satunya dengan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta.
Kerja sama ini, menurutnya, menjadi pintu masuk baru untuk anak-anak Sitaro melanjutkan kuliah di luar daerah. “UKDW sangat terbuka dan menyatakan kesiapan mereka menerima mahasiswa dari Sitaro dengan skema beasiswa kerja sama. Ini sedang kami maksimalkan,” ungkapnya. Program ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan spesifik daerah, sehingga mahasiswa yang lulus nanti sudah siap membangun kampung halamannya.
Dalam kesempatan tersebut, Heronimus juga didampingi oleh Sekda Sitaro, Drs. Denny Kondoj, M.Si, dan Kadis Pendidikan dan Olahraga, Budiarto Utomo Mukau, SE. Mereka turut menegaskan bahwa kerja sama pendidikan ini tidak hanya soal jumlah mahasiswa, tapi juga tentang arah pembangunan sumber daya manusia yang tepat sasaran.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Sekda akan mengoordinasikan aspek teknis pelaksanaan kerja sama tersebut. Ini termasuk pemetaan kebutuhan daerah dan bidang studi yang sesuai, agar setiap lulusan nantinya dapat langsung berkontribusi saat kembali ke daerah. “Kita ingin mereka kembali dengan visi yang jelas, bukan hanya lulusan, tapi juga solusi bagi daerah,” tambahnya.
Di sisi lain, Heronimus juga menekankan bahwa Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM saat ini sedang aktif melakukan berbagai koordinasi lintas sektor dalam rangka pembangunan berkelanjutan. Sektor pendidikan menjadi titik awal untuk mendorong inovasi di bidang kesehatan, investasi, dan pembangunan wilayah. Pemerintah percaya bahwa pondasi perubahan dimulai dari manusia yang berkualitas.
Kerja sama pendidikan yang sedang dirintis ini menunjukkan bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang bagi kemajuan. Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi lintas lembaga, harapan anak-anak Sitaro untuk kuliah kini bukan lagi mimpi. Mereka bisa menjadi motor perubahan bagi tanah kelahiran mereka. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








