Makam Kerkhof di Tanjungpinang, Bukti Belanda Pernah Masuk

- Editorial Team

Minggu, 7 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, TRIBRATA TV

Kota Tanjungpinang, Kepri ternyata pernah dijajah Belanda dikala itu. Bukti peninggalan tersebut berupa Makam Belanda. Makam lama itu dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Kompleks Pemakaman Belanda di Tanjungpinang.

Masyarakat setempat menyebut kompleks pemakaman ini dengan kerkhof. Kata kerkhof sendiri merupakan kata yang berasal dari bahasa Belanda, yang artinya kuburan. Jadi, penyebutan Kerkhof itu sendiri bermakna kuburan orang-orang Belanda.

Kompleks makam tersebut terletak di Jalan Kemboja, Kelurahan Kemboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

BACA JUGA  PCNU Tanjungpinang Gelar Peringatan Harlah NU

Akan tetapi sayangnya nisan-nisan tersebut umumnya sudah banyak yang tidak bisa terbaca atau rusak.

Namun, salah satu batu nisan marmer yang masih bisa dibaca adalah nisan milik Kapten Der Infanterie FH Schoemaker yang tertulis meninggal pada tanggal 1 Agustus 1882

Salah satu warga setempat bernama Ramli mengatakan, bahwa makam kerkhof adalah salah satu jejak Belanda berapa di kota Tanjungpinang di masa itu.

“Makam Kerkhof ini membuktikan, bahwa Tanjungpinang pernah masuk dan dijajah Belanda, ” kata Ramli, Sabtu (6/5/2023).

BACA JUGA  Warga Gardan Raya Siap Menangkan Ansar-Nyanyang

Namun, kata Ramli, banyak nisan atau makam tidak terawat.

“Banyak nisan dan makam tak terawat. Apa kah faktor usia makam, apakah tidak ada perawatan khusus”,ungkap Ramli.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, Muhammad Nazri terkait kuburan Kerkhof kurang di perhatikan mengatakan. “Insya Allah, nanti saya cek . Seharusnya terawat karena ada Juru Peliharanya”, ucap Nazri. (m.holul)

BACA JUGA  Terlibat Curanmor, Polsek Bintan Utara Ringkus Seorang Residivis

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Bawaslu Sitaro Siapkan Kader Pengawas Pemilu 2029, Gandeng Mahasiswa Lewat Pendidikan Pengawas Partisipatif
Aliansi Nelayan Unjuk Rasa di DPRD Kepri: Desak Cabut Izin dan Hentikan Aktivitas Tambang Pasir Laut
HUT ke-19 Sitaro, Momentum Bangkit dari Tantangan: Pesan Gubernur Sulut untuk Masyarakat Kepulauan
Pancasila, Kebangkitan Nasional dan HUT Ke-19 Sitaro Menyatu dalam Semangat “Pulih, Bersatu dan Bangkit”
Kapolres Buton Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
Peringati Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Sitaro Teguhkan Semangat Gotong Royong dan Ketahanan Pangan
Hari Lahir Pancasila, Polres Bintan Teguhkan Komitmen Menjaga Persatuan Bangsa
Di Tengah Berbagai Ujian, Sitaro Bangkit Raih Opini WTP dari BPK RI

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:31 WIB

Bawaslu Sitaro Siapkan Kader Pengawas Pemilu 2029, Gandeng Mahasiswa Lewat Pendidikan Pengawas Partisipatif

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:09 WIB

Aliansi Nelayan Unjuk Rasa di DPRD Kepri: Desak Cabut Izin dan Hentikan Aktivitas Tambang Pasir Laut

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:07 WIB

HUT ke-19 Sitaro, Momentum Bangkit dari Tantangan: Pesan Gubernur Sulut untuk Masyarakat Kepulauan

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:37 WIB

Pancasila, Kebangkitan Nasional dan HUT Ke-19 Sitaro Menyatu dalam Semangat “Pulih, Bersatu dan Bangkit”

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:02 WIB

Kapolres Buton Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!