Ambon, TRIBRATA TV
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Polda Maluku mulai mengoptimalkan penggunaan teknologi drone untuk pemantauan udara di wilayah rawan. Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menegaskan bahwa perangkat drone akan menjadi elemen strategis dalam mendukung operasi kepolisian.
Pengecekan kesiapan drone dilakukan langsung oleh Kapolda di Lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Rabu (3/12/2025). Kegiatan turut didampingi Karo Log, Direktur Pamobvit, serta operator dan personel pengampu teknologi drone Polda Maluku.
Kapolda menyampaikan bahwa teknologi pemantauan udara merupakan kebutuhan penting di tengah pesatnya dinamika keamanan dan perkembangan teknologi.
“Kemampuan pemantauan udara melalui drone memiliki kontribusi besar dalam tugas operasional kepolisian, termasuk pemetaan situasi, pengawasan wilayah rawan, dan dukungan penindakan terhadap berbagai gangguan Kamtibmas,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan bahwa drone akan digunakan secara maksimal dalam Operasi Lilin 2025, khususnya untuk memonitor konsentrasi massa, titik kemacetan, dan potensi gangguan keamanan selama perayaan Nataru.
“Drone akan sangat membantu kita dalam rangkaian pengamanan Nataru 2025. Dengan dukungan pemantauan udara, kita bisa mendeteksi potensi gangguan lebih cepat,” tambahnya.

Selain untuk pengamanan Nataru, Kapolda juga menekankan peran penting drone dalam penanganan konflik sosial yang masih terjadi di beberapa wilayah Maluku. Menurutnya, ketiadaan rekaman visual sering menyulitkan penyidik dalam proses penegakan hukum.
“Kita sering diperhadapkan pada konflik sosial, tetapi rekaman kejadian tidak tersedia. Karena itu, saya minta operator lebih responsif. Ketika terjadi insiden, segera manfaatkan drone sebagai alat dokumentasi dan pemantauan,” tegas Kapolda.

Pengecekan kali ini meliputi kondisi fisik drone, kesiapan baterai, keterampilan operator, serta kemampuan manuver perangkat. Kapolda mengingatkan seluruh operator untuk menjaga profesionalisme, memahami SOP penerbangan, dan memastikan perangkat selalu dalam kondisi optimal.
Dengan optimalisasi teknologi drone, Polda Maluku berharap pelayanan keamanan selama Nataru 2025 berjalan lebih efektif dan responsif, terutama dalam memetakan daerah rawan dan meminimalisasi potensi gangguan Kamtibmas. (M. Marasabessy)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









