Banyuwangi, TRIBRATA TV
Antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pasca peristiwa teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) lalu, dan penyerangan di kantor kepolisian di Jakarta pada Rabu (31/3/2021), Koramil 0825/09 Tegaldlimo mengamankan ibadah di gereja.
“Kami tidak membedakan dalam pengamanan tersebut yang dilaksanakan oleh TNI, Polri, unsur terkait dan Pam Swakarsa,” ujar Danramil Tegaldlimo, yang disampaikan Babinsa Desa Kedunggebang, Pelda M. Harun Rofiq, Jum’at (2/4/2021).
Disebutkan, pengamanan ini selain mengantisipasi gangguan keamanan juga mencegah penyebaran Covid-19 pada peringatan yang dilaksanakan umat Kristiani di Desa Kedunggebang Kecamatan Tegaldlimo.
“Kita mengantisipasi agar ibadah Paskah jangan sampai timbul klaster baru penularan Covid 19, juga memperketat kewaspadaan pasca kejadian bom di Gereja Katedral Makassar,” tandasnya.
Pihaknya mengimbau kepada pengurus gereja untuk membatasi jumlah jemaat serta melaksanakan ibadah secara daring untuk mencegah penularan Covid 19 dan tidak menimbulkan klaster baru.
Dengan kegiatan ini ia berharap bisa terus menjaga sinergitas dan komunikasi sehingga saat beribadah tetap aman dan nyaman.
Pengamanan di gereja ini menurunkan 12 personil dari Bhabinkamtibmas Desa Kedunggebang, Linmas, Banser dan pemuda Desa Kedunggebang. (Irawan)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








