Tim Puspom TNI dan Propam Mabes Polri Selidiki Kasus Penyerangan Mapolres Jeneponto

- Editorial Team

Minggu, 30 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, TRIBRATA TV

Pasca insiden penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Mako Polres Jeneponto pada Kamis dini hari (27/04/2023) sekira pukul 02.00 Wita, tim Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI dan Propam Mabes Polri terjun langsung melakukan penyelidikan.

Mereka diantaranya Kadiv Propam Polri, Irjen Syahardiantono, Danpuspom TNI, Laksamana Muda TNI Edwin, Mayjen TNI I Made Wahyu Santoso dan beberapa petinggi lainnya.

“Tim datang kesini sebagai wujud dari sinergitas kita TNI-Polri dalam menyelesaikan permasalah ini secepat mungkin. Karena penekanan dari bapak Panglima TNI, yang pertama bahwa sinergitas TNI-Polri ini harus ditingkatkan dan harus menjadi pemahaman bagi seluruh prajurit maupun aparat polri,” kata Danpuspom TNI, Laksamana Muda TNI Edwin, Sabtu (29/4/2023).

Dilokasi, terlihat para petinggi TNI dan Polri melakukan pengecekan di beberapa titik yang diduga lokasi penyerangan oleh OTK, diantaranya Masjid Asy-Surthi yang ada di dalam Mako Polres Jeneponto dan juga ruang Propam Polres Jeneponto.

BACA JUGA  Pulang Tugas BKO Papua, Personel Brimob Bone Langsung "Dibooster"

Mereka juga mengecek Gudang Kapas yang berada tak jauh dari Polres Jeneponto dan beberapa titik Lokasi lainnya.

Tim juga sempat mengambil keterangan salah seorang warga yang bermukim di sekitaran tempat kejadian perkara sebagai saksi yang mengaku melihat menyaksikan peristiwa tersebut.

Diketahui para petinggi dari dua institusi ini turun tangan untuk melakukan investigasi lebih dalam perihal penyerangan ke Mako Polres Jeneponto oleh orang tak dikenal (OTK).

Danpuspom TNI, Laksamana Muda TNI Edwin dalam keterangan persnya mengatakan, tim Gabungan Puspom TNI, Puspom AD dan Propam Polri datang ke Polres Jeneponto sebagai tindak lanjut dari apa yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Menurutnya, apabila dalam proses investigasi ini ditemukan ada prajurit TNI yang terlibat dalam penyerangan maka akan dilakukan proses hukum sesuai dengan undang undang yang berlaku.

BACA JUGA  Ini Motif Pembunuhan Perempuan Dalam Koper di Pangkep, Sulsel

“Jika melibatkan para prajurit, maka kita akan melaksanakan satu proses hukum sesuai ketentuan. Kemudian penekanan Panglima TNI bahwa prajurit TNI tidak boleh arogan, tetap tegas tapi humanis,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kadiv Propam Polri, Irjen Syahardiantono mengatakan solidaritas, sinergitas TNI polri merupakan perintah dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang harus dilaksanakan dan diaplikasikan.

“Hari ini kita di Polres Jeneponto dan Alhamdulillah kita lihat bersama bahwa kebersamaan TNI Polri di jajaran Polda Sulsel sangat sangat sinergi, sangat solid termasuk di Polres Jeneponto,” ujar Irjen Syahardiantono.

Untuk proses penyelidikan, ia pun meminta kepada media agar tidak gampang mempercayai informasi yang beredar yang belum pasti ke benarannya.

“Meminta kepada rekan-rekan media, bahwa mungkin banyak beredar informasi-informasi yang tentunya perlu keakuratan, jangan langsung menge-share hal-hal informasi yang tentu belum pasti kebenarannya, kroscek dulu dari kami,” pintanya.

BACA JUGA  Kajari Lawu Timur Temukan Aliran Dana ke Kantong Pejabat dari Mafia Tanah

Sementara Wakil Komandan Pusat Polisi Militer (Wadanpuspom) TNI-AD, Mayjen TNI Eka Wijaya Permana mengatakan, Saat ini tim sedang bekerja dan beberapa data terkait penyerangan ke Mako Polres Jeneponto telah didapatkan dan Sementara proses analisa. (edi hamzah)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm
Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:07 WIB

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Berita Terbaru