Bareskrim Sita 1,6 Ton Sabu Sepanjang 2021, GARNIZUN Beri Apresiasi

- Editorial Team

Sabtu, 25 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TRIBRATA TV

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dit Tipidnarkoba) Bareskrim Polri membeberkan data penyitaan barang haram sepanjang 2021. Narkotika jenis sabu menjadi barang bukti paling banyak disita sejak Januari-Desember 2021.

“Terjadi peningkatan 166 persen dibandingkan 2020, yakni 2020 sebanyak 627.977,20 gram, pada 2021 ada 1.674.951,48 gram (1.674, 951 kg). Jadi, peningkatannya lebih dari 100 persen, tepatnya 166 persen,” kata Dir Tipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar pada Jumat (24/12/2021).

Penyitaan ganja juga mengalami peningkatan selama 2021 sebanyak 124 persen. Pada 2020 disita 357.214,56 gram, sedangkan pada 2021 disita 799.116,40 gram.

“(Penyitaan) obat keras terjadi peningkatan yang sangat signifikan, ini berkaitan dengan terungkapnya dua pabrik Mega Lab produksi obat-obatan keras di Yogyakarta (pada September 2021),” ungkap Krisno.

Krisno memerinci pada 2020 disita obat keras sebanyak 1.704 butir. Sedangkan, pada 2021 disita 48.188.000 butir. Mengalami peningkatan sebanyak 2.827.834 persen.

Penyitaan ekstasi juga mengalami peningkatan 197 persen sepanjang 2021. Pada 2020 sebanyak 95.097 butir dan 2021 sebanyak 282.236,50 butir.

BACA JUGA  Lanal Batam Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu

Penyitaan tembakau gorila mengalami penurunan 71 persen sepanjang 2021. Pada 2020 disita 11.437,61 gram, sedangkan pada 2021 hanya 3.370,42 gram.

Penyitaan narkotika jenis happy five mengalami peningkatan sebanyak 947 persen. Pada 2020 hanya disita 4.835 butir, sedangkan 2021 ada 50.620 butir. Ketamin juga meningkat 40,25 persen, pada 2020 hanya disita 69,5 gram, sedangkan pada 2021 disita 2.867 gram.

Namun, Krisno menyebut pengungkapan kasus sepanjang 2021 terjadi penurunan sebanyak 18 persen. Pada 2021 ada 104 kasus, sedangkan 2020 ada 127 kasus.

Sementara itu, penetapan tersangka sepanjang 2021 mengalami peningkatan 2 persen. Krisno mengatakan pada 2020 ada 228 tersangka, sedangkan 2021 ada 233 tersangka.

Krisno melanjutkan pengungkapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kejahatan narkoba mengalami peningkatan sepanjang 2021. Pada 2020 hanya terungkap satu kasus, sedangkan pada 2021 ada lima kasus.

“Jadi, terjadi peningkatan 400 persen untuk TPPU yang berhasil diungkap dan dituntaskan,” ujar Krisno.

Begitu pula penetapan tersangka TPPU. Krisno menyebut ada peningkatan 150 persen. Pada 2020 hanya menetapkan empat tersangka, sedangkan pada 2021 ada 10 tersangka.

BACA JUGA  Ketangkap di KNIA, 4 Kg Sabu Gagal Beredar di Jakarta

Aset hasil pencucian uang yang disita Dit Tipidnarkoba Bareskrim Polri selama 2021 juga meningkat 35,284 persen. Pada 2020 Dit Tipidnarkoba menyita aset senilai Rp966 juta dari satu kasus yang disidik.

“(Sedangkan) pada 2021 dari lima kasus yang disidik berhasil disita uang dan aset-aset tersangka sejumlah Rp341.804.998.583 atau terjadi peningkatan lebih dari 35 persen,” beber Krisno.

GARNIZUN Berikan Apresiasi

Terpisah, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkoba Dan Zat Adiktif Nasional (DPP GARNIZUN) H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Bareskrim selama tahun 2021 berhasil menyita lebih kurang 1.674 Kg sabu.

“Kami mengapresiasi Bareskrim Polri dibawah kepemimpinan Komjen Pol Agus Andrianto selama tahun 2021 berhasil mengamankan 1.674 kg sabu,” ucap H. Ardiansyah Saragih, Sabtu (25/12/2021).

Ditambahkannya sabu yang berhasil diamankan serta disita oleh Bareskrim Polri telah menyelamatkan ratusan ribu hingga jutaan nyawa putra/putri bangsa.

“Tidak dapat kita bayangkan jika sabu sebanyak 1.674 kg ini tidak berhasil diamankan oleh Bareskrim Polri, sabu ini akan beredar dan mengancam jutaan nyawa anak bangsa,” ucap H. Ardiansyah Saragih.

BACA JUGA  Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ringkus Pengedar Ganja di Pulo Hopur

Menurutnya keberadaan sabu seberat 1.674 Kg merupakan sebuah fakta yang mengerikan betapa narkoba menjadi musuh berbahaya yang mengancam masa depan generasi muda bangsa ini.

“Kami berharap agar keberhasilan ini tidak membuat Bareskrim Polri puas dan lengah, karena ancaman peredaran serta penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih menjadi musuh bersama seluruh stakeholder,” katanya. (Edrin/r)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini
Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa
Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:08 WIB

FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:35 WIB

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Berita Terbaru