Toba, TRIBRATA TV
Muda mudi keturunan Raja Sonak Malela bergotong royong membersihkan Monumen Pusaka Padan ni Raja Sonak Malela, yang terletak Jalan Napitupulu Bagasan Balige, Selasa (21/12/2021).
Monumen yang dibangun 48 tahun lalu persisnya 7 Mei 1973 itu diketahui merupakan gagasan DR.TD Pardede yang juga salah satu tokoh Batak ditahun 1970-an.
Kemudian atas kesepakatan keturunan Raja Sonak Malela dibangunlah monumen yang dikerjakan Ki Heru Wiryono, seniman dari Medan yang akrab dipanggil Sekar Bunga.
Ditangan Sekar Bunga, tercipta ukiran relief patung layaknya lukisan sejarah kehidupan yang menjadi kebanggaan keturunan Raja Sonak Malela diseluruh dunia.
Diketahui keturunan Raja Sonak Malela merupakan generasi ke-6 dari Raja Batak dan keturunannya adalah Marga Simangunsong, Marpaung, Napitupulu dan Pardede.
Firdaus Simangunsong mantan Ketua KNPI Kecamatan Balige mengatakan, gotong royong spontan ini menunjukan semangat kebersamaan diantara keturunan Raja Sonak Malela.
Monumen yang berada di pusat kota Balige Kabupaten Toba, Sumatera Utara ini dibersihkan dan dirapikan secara swadaya oleh generasi muda turunan Raja Sonak Malela menjelang tutup tahun 2021.
“Harapan kita kedepannya, agar tetap menjaga kesolidan, menjaga kesakralan monumen pusaka ini yang merupakan situs sejarah di Balige sehingga anak cucu kita tidak menjadi orang yang lupa akan adat dan tarombo atau garis keturunan mereka, serta tetap mengingat Tona Ni atau pesan Raja Sonak Malela,” katanya, Selasa (21/12/2021).
Ia pun berharap bisa secara bersama-sama memugar monumen itu agar lebih indah,nyaman demi anak cucu marga Simangunsong, Marpaung, Napitupulu, Pardede baik di Balige Toba dan seluruh dunia.
Sementara Berlin Yebe Marpaung mengatakan, gotong royong dimulai dengan membersihkan sekitar monumen dengan memangkas ranting Pohon Diktatar (pohon langka), pengecatan pagar, tulisan relief monumen, dan lain-lainnya.
“Saya sangat bangga menjadi keturunan Raja Sonak Malela, sebagai orang Batak yang pulang dari perantauan saya lebih lancar berbahasa Batak dan mengerti tarombo serta asal muasal marga saya. Untuk gotong royong ini akan menjadi tonggak awal persatuan kami di Balige,” ujarnya.
Togi Napitupulu warga Balige menambahkan, membersihkan dan merawat monumen ini merupakan tanggung jawab turunan Raja Sonak Malela yang lebih muda.
“Kami masih menanamkan pesan leluhur agar kiranya keturunannya tetap bersatu. “Sada songon daion ni mual unang dua songon daion ni tuak”. Tak lupa mengucapkan terimakasih kepada orang tua kami, kerabat yang memberi sumbangsih sehingga kegiatan ini berjalan baik,” katanya.
Boy Pardede mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum awal menyatukan generasi muda Raja Sonak Malela yang tinggal di Balige.
“Kami sadar dan harus menghormati leluhur kami. Awalnya berapa kali saya melintas melewati monumen ini sangat miris karena sudah lama tak dibersihkan. Inisiatif saya komunikasikan dengan abang-abang saya dan mereka antusias,” kata Boy.
Dikatakannya, satu ciri khas kalau sudah berkumpul keturunan Raja Sonak Malela pasti akan turun gerimis. “Inilah tandanya hujan berkat. Saya bukan siapa-siapa tapi terpanggil dan menghimbau baik kepada pomparan Raja Sonak Malela dimana saja agar mau memberikan perhatian kekampung halamannya. Kedepan ada rencana pemugaran seputaran Monumen Padan Ni Raja Sonak Malela,” ucap salah satu pengusaha sukses di Balige ini.
Pada monumen Padan Ni Raja Sonak Malela tumbuh pohon langka bernama Diktatar yang menjulang tinggi. Hal lain yang masih dipegang kuat oleh para keturunannya adalah pesan “Tidak diperbolehkan menikah antar Marga Sonak Malela”.(Berlin Yebe)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









