Toba, TRIBRATA TV
Pengalihan penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2020, dari pembangunan fisik menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT) di seluruh Kabupaten Toba berjalan baik. Pengalihan ini sesuai dengan Peraturan Kementerian Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 yang dipakai sebagai dasar hukumnya.
Kepala Inspektorat Kabupaten Toba, Wallen Hutahean mengatakan, pandemi Covid-19 menyebabkan peralihan DD menjadi BLT yang disesuaikan dengan besaran masing-masing pagu ADD desa tahun 2020.
“Sampai saat ini kami hanya memantau pelaksanaan DD, untuk selanjutnya mengaudit LPJ mereka. Harapannya sebelum cuti tanggal 23 Desember 2020, semua aktivitas pembangunan DD di 231 desa se Kabupaten Toba selesai,” tegas Wallen, Senin (23/11/2020).
Menurutnya, salah satu desa yang berhasil dalam menjalankan program ini adalah Desa Narumonda II Kecamatan Siantar Narumonda. Kepala desanya dinilai berhasil secara maksimal memanfaatkan dan menyalurkan DD 2020. Bahkan kepala desa mampu menarik program bantuan lainnya seperti BST kepada warganya.
Sementara Kadis PMDP dan PA Kabupaten Toba, Henry Silalahi saat ditelepon mengatakan, peralihan DD tahun 2020 menjadi BLT di 231 desa se Kabupaten Toba berjalan baik. Besaran BLT dari pagu ADD masing-masing desa, berkisar Rp700 juta-an sampai Rp1 miliar lebih.
Pembagian maksimal DD untuk BLT sebesar 25% sampai 35% dari pagu.
Saat ditanya TRIBRATA TV Online mengenai penggunaan DD Desa Narumonda II, ia mengatakan dari informasi yang ada, DD mereka maksimal digunakan ke pembangunan fisik.
“Mengenai DD 2020 Desa Narumonda II kita tunggu saja laporan berita acaranya nanti pak, berarti mereka berhasil maksimalkan bantuan BST, PKH dan bantuan lainnya,”ucap Henry.
Sedang Kades Narumonda II, Masdulhad Rajagukguk yang dihubungi mengaku desanya berhasil menjalankan bantuan program pemerintah, maupun kabupaten. Diantarannya BST, PKH, sembako dan bantuan lainnya.
“Desa ini total 76 Kepala Keluarga, terdiri dari 3 dusun, serta jumlah 300 an penduduk,”ucap Masdulhad.
Menurutnya DD 2020 untuk pembangunan fisik sebanyak 4 paket masing-masing untuk rabat beton dan pertanian. “Perkiraan kami satu minggu kedepan, pembangunan fisik selesai semua bang,” tandasnya.
Pantauan tim TRIBRATA TV Online, pembangunan fisik dari DD tahun 2020 di Kabupaten Toba, seperti di Kecamatan Balige memang masih banyak yang belum selesai. Hal ini disebabkan musim penghujan dan situasi pandemi covid-19 yang membuat aktivitas terbatas. (Berlin Yebe)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









