Setukpa Lemdiklat Polri Kerahkan Tim Bantu Penanganan Bencana Gempa Cianjur

- Editorial Team

Selasa, 22 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, TRIBRATA TV

Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri, mengerahkan personil untuk membantu evakuasi dan penanganan korban gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Sebagaimana diketahui gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 yang terjadi pada Senin (21/11/2022) siang telah memakan korban jiwa dan merusak banyak fasilitas dan tempat tinggal warga.

Kasetukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiaz Dwihananto memimpin langsung tim untuk membantu proses evakuasi, bantuan medis, trauma healing, serta proses pembersihan dilokasi bencana, pada Selasa (22/11/2022).

Kasetukpa Brigjen Pol Mardiaz menuturkan, tim yang dikerahkan dari Setukpa terdiri dari 100 orang peserta didik Pendidikan Alih Golongan Resimen Tadya Maharana Kivandra (TMK), 20 orang pengasuh, 7 orang dokter, 10 orang perawat, 20 orang tenaga bantuan non medis, 1 unit pengamanan provos, 4 unit ambulance, 5 unit bus, 5 unit truck, 5 tenda pleton, 20 fieldbad, 1 unit tangki air yang sudah terisi air bersih, dan 2 buah toren penampungan air bersih.

BACA JUGA  Kabaharkam Ajak Tanam Sayur di Polybag, Alternatif Tetap Produktif dari Rumah

Selain mengerahkan tim, Setukpa juga menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan dipangkalan, apabila ada korban yang harus dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di Setukpa Lemdiklat Polri, terutama korban patah tulang, mengingat daya tampung rumah sakit di Cianjur menurut informasi saat ini sudah tidak mampu menampung korban, ungkap Brigjen Pol Mardiaz.

“Sementara bantuan pemberian sembako dan kebutuhan korban gempa yang bersifat materi akan kami kerahkan pada rabu (23/11/2022) setelah situasi ditempat bencana mulai terlihat kondusif,” kata Mardiaz.

Tim dari Setukpa Lemdiklat Polri mendirikan Posko bantuan Kampus Polri Peduli Tepatnya di kampung Banjar Pinang Desa Cijendil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang merupakan salah satu lokasi yang terdampak bencana gempa cukup parah, dengan 427 jiwa pengungsi dan 80% bangunan di daerah tersebut hancur akibat goncangan gempa.

BACA JUGA  Sepekan, 53 Teroris dari 11 Propinsi Diringkus Densus 88

Dilokasi Posko Kampus Polri Peduli, Kasetukpa Brigjen Pol Mardiaz mengunjungi tenda pengungsian, bercengkrama dengan para pengungsi dan mengibur anak anak korban bencana sambil membagikan makanan ringan kesukaan anak anak.

Kedatangan Kasetukpa disambut hangat oleh para pengungsi yang saat itu sedang mendapat pelayanan trauma healing dari para peserta didik Pendidikan Alih Golongan (PAG) Resimen Tadya Maharana Kivandra (TMK) dan pelayanan kesehatan dari Tim kesehatan Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa.

Yuyun Sutihah yang merupakan ketua RW dari para pengungsi yang saat ini tertampung di Posko Setukpa Kampus Polri Peduli, pada saat berbincang dengan Kasetukpa menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan itu. Sebab telah membantu menyiapkan tenda darurat, fasilitas kebutuhan air bersih, pemeriksaan kesehatan dan obat obatan serta konsumsi makanan.

BACA JUGA  Empat Anggota TNI/Polri Hilang di Sungai Digoel, Papua

Yuyun juga mengungkapkan harapannya agar bisa mendapatkan bantuan tenda tambahan untuk warganya yang saat ini mengungsi, terutama untuk lansia dan anak anak. (zak)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa
Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’
Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:49 WIB

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:35 WIB

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Berita Terbaru