Hangatnya Lebaran di Sleman: Saat Pintu Rumah Bupati Harda Kiswaya Terbuka Luas untuk Rakyat

- Editorial Team

Minggu, 22 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman, TRIBRATA TV

Suasana hari Minggu (22/3/2026) di Kowanan, Sidoagung, Godean, terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 08.00 WIB, senyum ramah dan jabatan tangan hangat menyambut setiap warga yang datang ke kediaman pribadi Bupati Sleman, Harda Kiswaya.

Hari ini bukan tentang protokoler yang kaku atau sekat jabatan yang tinggi. Dalam acara Open House Idulfitri 1447 H ini, Bupati Harda Kiswaya memilih membuka pintu rumahnya lebar-lebar untuk bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Tidak ada jarak; yang ada hanyalah obrolan ringan, tawa yang pecah di sela-sela jamuan, dan rasa kekeluargaan yang kental.

“Ini adalah momen kita kembali fitrah, saling memaafkan, dan mempererat persaudaraan sebagai warga Sleman,” ujar Harda di sela-sela menyalami para tamu.

Tak hanya di kediaman Bupati, kehangatan serupa juga terpancar di Beran Kidul, Tridadi. Di sana, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, juga menggelar acara serupa untuk menyapa warga hingga pukul 10.00 WIB.

BACA JUGA  Bupati dan Wabup Samosir Pimpin Rapat Perdana Para Pejabat Baru

Bagi warga yang hadir, kesempatan ini lebih dari sekadar mencicipi hidangan Lebaran. Ini adalah ruang bagi mereka untuk bercerita, menyampaikan harapan, atau sekadar berfoto bersama pemimpin yang mereka pilih.

Di bawah tenda yang teduh, semangat “Gumolong Anggayuh Mukti” terasa nyata—semua bersatu hati demi Sleman yang lebih sejahtera.

Acara yang digelar dari jam 10.00 – 20.00 WIB ini menjadi bukti bahwa di hari yang suci, tak ada kebahagiaan yang lebih besar bagi seorang pemimpin selain bisa membersamai rakyatnya dalam balutan kesederhanaan dan ketulusan.

Sajian dalam open house Bupati Sleman biasanya tidak jauh dari kuliner lokal yang memberikan rasa nyaman dan akrab di lidah warga.

BACA JUGA  Bupati Nias Sampaikan Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026

Berikut adalah beberapa menu khas yang bisa Anda masukkan untuk memperkuat kesan humanis dalam berita tersebut: Soto Ayam Kampung & Daging: Hidangan wajib yang melambangkan kebersamaan. Kuah beningnya yang segar dan hangat sangat pas dinikmati di pagi hari sambil mengobrol santai.

Bakso Keliling: Bupati seringkali mengundang pedagang bakso lokal untuk menyajikan menu di tempat. Ini menciptakan suasana santai layaknya pesta rakyat.

Jenang Sumsum & Jenang Candil: Sebagai penutup, sajian manis ini memiliki filosofi “memulihkan tenaga” dan melambangkan rasa syukur setelah sebulan penuh berpuasa.

Jajanan Pasar Tradisional: Mulai dari jadah tempe (khas Kaliurang), geplak, hingga emping melinjo yang disusun rapi di meja-meja kecil untuk camilan warga saat mengantre.

Es Dawet Beras: Minuman segar dengan santan dan gula jawa asli yang selalu jadi primadona anak-anak maupun orang dewasa di tengah teriknya siang.

BACA JUGA  Bupati Asahan Pimpin Rapat Forkopimda

Dengan menyajikan menu-menu rakyat ini, Bupati seolah ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada sekat antara pemimpin dan warganya; apa yang dimakan rakyat, itu pula yang dinikmati pemimpinnya.(Didik)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Wates Karangwuni, Usai Dugaan Insiden Program Makan Bergizi Gratis
Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Berhadiah Jutaan Rupiah Dimulai
115 Siswa SMPN 3 Wates Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, 27 Dirawat di Puskesmas
Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja
Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan
Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan
Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer
Korem 072/Pamungkas dan KADIN DIY Sukses Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Bergeliat

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Wates Karangwuni, Usai Dugaan Insiden Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:57 WIB

Festival Sastra Yogyakarta 2026 Resmi Dibuka, Sayembara Puisi Nasional Berhadiah Jutaan Rupiah Dimulai

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:49 WIB

115 Siswa SMPN 3 Wates Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis, 27 Dirawat di Puskesmas

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja

Senin, 20 Juli 2026 - 11:10 WIB

Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan

Berita Terbaru