Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja

- Editorial Team

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman,TRIBRATA.TV – Cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sleman mencapai 34,53 persen hingga Juni 2026 atau menjadi yang tertinggi di tingkat kabupaten se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pemerintah Kabupaten Sleman pun terus mempercepat perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan guna mengejar target kepesertaan sebesar 37 persen pada akhir tahun.

Capaian tersebut terungkap dalam Forum Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Semester I (Triwulan II) Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sleman bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman di The Alana Yogyakarta Hotel, Ngaglik, Selasa (21/7/2026). Forum dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman Sony Eka Santana, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para pemangku kepentingan.

Berdasarkan data per Juni 2026, sebanyak 195.000 pekerja di Kabupaten Sleman telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dari total 566.865 pekerja, atau setara dengan cakupan 34,53 persen. Angka tersebut meningkat dibanding Triwulan I yang mencapai 33,98 persen.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sleman, Sony Eka Santana, mengatakan Forum UCJ menjadi bagian dari upaya monitoring dan evaluasi untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah. Menurutnya, Sleman merupakan kabupaten pertama di DIY yang menginisiasi forum komunikasi tersebut.

“Forum UCJ ini merupakan inisiasi pertama di DIY dan dimulai dari Sleman. Kami berharap forum ini dapat diformalkan sebagai wadah komunikasi rutin dalam meningkatkan cakupan kepesertaan,” ujar Sony.

Sony menjelaskan, target kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sleman pada 2026 ditetapkan sebesar 37 persen, setara 209.740 pekerja. Dengan capaian saat ini, masih terdapat sekitar 14.000 pekerja yang perlu didaftarkan hingga akhir tahun.

Menurutnya, peningkatan kepesertaan tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui pembiayaan APBD serta alokasi anggaran pemerintah kalurahan untuk perlindungan pekerja rentan. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 22.810 pekerja rentan telah memperoleh perlindungan melalui program tersebut.

Di sisi lain, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan pemerintah daerah akan mempercepat pendataan sekaligus memperluas cakupan kepesertaan, khususnya bagi pekerja rentan yang belum terlindungi.

“Meskipun ada kenaikan, kita masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengejar target 37 persen tahun ini atau sekitar 14.000 peserta lagi. Saya meminta Disnaker dan OPD terkait segera memetakan pekerja rentan yang belum terjangkau BPJS Ketenagakerjaan,” kata Danang.

Menurut Danang, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting dalam memberikan perlindungan bagi pekerja, terutama ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya.

“Pekerja rentan yang mengalami kecelakaan kerja tentu akan menghadapi beban biaya yang besar. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, mereka memiliki kepastian perlindungan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Sleman berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah kalurahan, serta para pemangku kepentingan dapat mempercepat tercapainya target Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sehingga semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan sosial.(Dik.)

 

 

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan
Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan
Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer
Korem 072/Pamungkas dan KADIN DIY Sukses Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Bergeliat
Gerakan ANANDA BERSINAR Warnai MPLS di Sleman, BNNK Jangkau 108 Sekolah
Kebakaran Rumah di Padukuhan Garon Bantul, Diduga Dipicu Tungku Kayu yang Lupa Dimatikan
Geger, Seorang Petani Ditemukan Tewas Tergantung di Gubuk Alas Pak Bendo Gunungkidul
Rekayasa Lalu Lintas Saparan Bekakak 2026 di Gamping, Jalan Wates Ditutup Sementara Jumat Sore

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sleman Tertinggi di DIY, Sudah Lindungi 195 Ribu Pekerja

Senin, 20 Juli 2026 - 11:10 WIB

Ribuan Warga DIY Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di JEC, Danrem 072/Pamungkas: Mari Jaga Persatuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:45 WIB

Hadiri Hari Jadi ke-78 Kalurahan Sinduadi, Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Sinergi Pembangunan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:56 WIB

Gunung Merapi Hari Ini: Status Siaga, Lava Gugur Meluncur hingga 1,9 Kilometer

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:36 WIB

Korem 072/Pamungkas dan KADIN DIY Sukses Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Ikut Bergeliat

Berita Terbaru

Hukum

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Jul 2026 - 22:20 WIB