Wonosobo,TRIBRATA.TV — Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan ziarah terbakar di ruas Jalan Nasional wilayah Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (19/6/2026) malam sekitar pukul 20.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh 51 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api melalap sebagian besar badan bus.
Bus pariwisata milik Putra Perdana itu diketahui baru menempuh perjalanan sekitar 100 meter dari titik keberangkatan di Pasar Selomerto. Rombongan saat itu hendak melakukan perjalanan ziarah menuju Kabupaten Jepara dan Kabupaten Kudus.
Menurut keterangan sopir bus, Supriyadi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian atas kabin kendaraan. Percikan api diduga berasal dari korsleting pada sistem pendingin udara (AC) yang kemudian dengan cepat membesar dan membakar bagian bus.
“Api terlihat dari atas kabin dan cepat membesar. Dugaan sementara berasal dari korsleting AC,” ujar Supriyadi.
Mengetahui adanya kobaran api, sopir bersama kru bus segera menghentikan kendaraan dan mengarahkan seluruh penumpang untuk turun. Proses evakuasi berlangsung cepat sehingga seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri tanpa mengalami luka serius.
Petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman dan pendinginan yang berlangsung sekitar satu jam.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Wonosobo, Dwi Pamilu Saputra, mengatakan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Pemadaman dan proses pendinginan berlangsung hingga api benar-benar padam,” kata Dwi.
Akibat kebakaran tersebut, bus mengalami kerusakan berat. Setelah proses pemadaman selesai, bangkai kendaraan dievakuasi dan dibawa ke Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka) Satuan Lalu Lintas Polres Wonosobo untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, rombongan ziarah tetap dapat melanjutkan perjalanan menuju Jepara dan Kudus menggunakan bus pengganti yang disediakan setelah kejadian.
Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada gangguan kelistrikan pada sistem AC bus, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan guna memastikan sumber api secara pasti.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









