Sitaro, TRIBRATA TV
Suasana haru dan penuh syukur mewarnai ibadah syukur atas selesainya pembangunan tempat peristirahatan terakhir Almarhum Bapak Djon Ponto Janis, SH, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), yang digelar di Kelurahan Ondong, Kecamatan Siau Barat, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, SE., MM, bersama keluarga besar Janis, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta warga jemaat Imanuel Ondong serta undangan yang datang memberikan ucapan dan doa bagi almarhum.
Ibadah syukur dipimpin oleh Ketua Jemaat GMIST Imanuel Ondong, Pdt. V. N. Puasa, S.Teol., yang dalam khotbahnya mengajak seluruh jemaat untuk mensyukuri kasih dan penyertaan Tuhan dalam setiap perjalanan kehidupan manusia.

Momen tersebut menjadi lebih istimewa karena dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun ke-8 Rafael A. Janis, yang merupakan cucu tersayang dari almarhum. Suasana kekeluargaan terasa begitu hangat di tengah rangkaian ibadah dan acara syukuran.
Dalam kesempatan itu, Heronimus Makainas menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada keluarga yang telah menyelesaikan pembangunan tempat peristirahatan terakhir almarhum sebagai bentuk cinta, penghormatan, dan pengenangan atas jasa-jasa beliau semasa hidup.
“Almarhum Bapak Djon Ponto Janis merupakan sosok yang telah memberikan pengabdian besar bagi daerah ini. Kehadiran tempat peristirahatan terakhir yang layak menjadi simbol penghormatan keluarga atas dedikasi dan keteladanan beliau,” ujar Makainas.
Menurutnya, sosok almarhum tidak hanya dikenang sebagai Ketua DPRD Sitaro, tetapi juga sebagai figur yang memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta pembangunan daerah.

Acara syukuran tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh pihak untuk mengenang perjalanan hidup almarhum yang telah meninggalkan jejak pengabdian bagi Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Sementara itu, Pdt. V. N. Puasa dalam pesan pastoralnya mengingatkan bahwa kehidupan manusia merupakan anugerah Tuhan yang harus dijalani dengan penuh iman, kasih, dan pengharapan.
“Kita belajar dari setiap perjalanan hidup bahwa apa yang kita tinggalkan bukan hanya harta benda, tetapi juga nilai-nilai kebaikan dan pelayanan yang dapat dikenang oleh generasi berikutnya,” ungkapnya.
Di sela-sela acara, keluarga besar Janis menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan perhatian sejak masa kedukaan hingga selesainya pembangunan tempat peristirahatan terakhir almarhum.
Melalui ibadah syukur yang berlangsung khidmat tersebut, keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat tidak hanya mengenang sosok Djon Ponto Janis, tetapi juga merayakan nilai-nilai kebersamaan, penghormatan kepada orang tua, serta rasa syukur atas berkat Tuhan yang terus menyertai kehidupan setiap keluarga. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









