Gelombang Unjuk Rasa di Yogyakarta, Ratusan Mahasiswa UMY Gelar Aksi Damai di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

- Editorial Team

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta,TRIBRATA.TV — Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar aksi damai di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (17/6/2026) siang. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi dan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak pada kepentingan masyarakat.

Massa aksi tiba di kawasan Titik Nol Kilometer sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka datang secara berkelompok sambil membawa dan membentangkan sejumlah spanduk yang berisi tuntutan serta kritik terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan politik nasional.

 

Setibanya di lokasi, mahasiswa langsung menggelar mimbar bebas dan menyampaikan orasi secara bergantian. Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian dan mendapat perhatian masyarakat yang berada di sekitar kawasan pusat Kota Yogyakarta tersebut.

Dalam orasinya, salah seorang perwakilan mahasiswa menyampaikan keprihatinan terhadap berbagai persoalan yang dinilai masih dihadapi masyarakat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Rakyat Indonesia pada rezim Prabowo-Gibran telah menderita. Kita sama-sama menentukan sikap kita sebagai intelektual,” ujar salah satu orator di hadapan peserta aksi.

Selain itu, mahasiswa juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang dinilai belum berjalan sesuai dengan amanat dan kebutuhan masyarakat. Mereka menilai terdapat kebijakan yang lebih menonjolkan aspek populis dibandingkan penyelesaian masalah secara substansial.

“Eksploitasi pemerintah ini tidak menjalankan amanah. Banyak program populis bermuka dua yang membuat rakyat terpecah,” kata orator tersebut.

Sepanjang aksi berlangsung, para peserta secara bergantian menyampaikan pandangan terkait isu kesejahteraan masyarakat, pendidikan, demokrasi, hingga kebijakan publik yang dinilai perlu dievaluasi. Sejumlah poster dan spanduk yang dibawa massa juga memuat kritik terhadap arah kebijakan pemerintah.

Aksi damai berlangsung tertib tanpa insiden berarti. Aparat keamanan tampak berjaga di sekitar lokasi guna memastikan kegiatan berjalan kondusif serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan di kawasan Malioboro dan sekitarnya.

Hingga aksi berakhir, mahasiswa menegaskan bahwa demonstrasi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara konstitusional. Mereka berharap pemerintah dapat mendengarkan berbagai masukan yang disampaikan dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang dinilai belum memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Aksi mahasiswa UMY ini menambah rangkaian demonstrasi yang terjadi di Yogyakarta dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, ratusan mahasiswa dari Universitas Islam Indonesia (UII) juga menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa sejumlah tuntutan terkait kebijakan pemerintah.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ibu dan Balita Asal Surakarta Terseret Ombak di Pantai Drini, Berhasil Diselamatkan Petugas
Remaja 17 Tahun di Gunungkidul Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Berawal dari Perselisihan Jaket
Jelang HANI 2026, BNNK Sleman dan Kesbangpol Gelar Deklarasi Anti Narkoba Pelajar Se-Kabupaten Sleman
Dugaan Korupsi Kalurahan Bangunkerto Sleman, Dua Pamong Dinonaktifkan Usai Audit Inspektorat
Ratusan Suporter PSIM Jogja Gelar Topo Bisu di Mandala Krida, Doakan Kembali Jadi Kandang Laskar Mataram
Mubeng Beteng 2026 Resmi Dimulai, Ribuan Peserta Jalani Tapa Bisu Keliling Keraton Yogyakarta
Hasil Penelitian Ungkap Penyebab Rumah Api Seyegan Bukan karena Fenomena Alam
Lampah Dalu Lereng Merapi 2026 Dimulai, Wabup Sleman Tanam Beringin Putih

Berita Lainnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:41 WIB

Ibu dan Balita Asal Surakarta Terseret Ombak di Pantai Drini, Berhasil Diselamatkan Petugas

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:53 WIB

Remaja 17 Tahun di Gunungkidul Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Berawal dari Perselisihan Jaket

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:37 WIB

Gelombang Unjuk Rasa di Yogyakarta, Ratusan Mahasiswa UMY Gelar Aksi Damai di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:08 WIB

Jelang HANI 2026, BNNK Sleman dan Kesbangpol Gelar Deklarasi Anti Narkoba Pelajar Se-Kabupaten Sleman

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:16 WIB

Dugaan Korupsi Kalurahan Bangunkerto Sleman, Dua Pamong Dinonaktifkan Usai Audit Inspektorat

Berita Terbaru