Sitaro, TRIBRATA TV
Menjelang perayaan Natal 2025, suasana Kampung Buhias dan Kampung Matole, Kecamatan Sitimsel, terasa berbeda. Kehadiran langsung Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Chyntia Inggrid Kalangit, S.KM, pada Senin, 16 Desember 2025, menjadi tanda nyata perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat kepulauan.
Kunjungan kerja tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan membawa rangkaian program nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Mulai dari penerangan listrik, bantuan pangan, hingga dukungan sarana ekonomi masyarakat pesisir.

Salah satu momen yang paling disyukuri warga adalah beroperasinya listrik PLN selama 1 x 24 jam di Pulau Buhias. Setelah sekian lama menantikan penerangan yang stabil, kini malam hari tak lagi identik dengan gelap dan keterbatasan.
“Listrik menyala 24 jam bukan hanya soal terang, tetapi tentang harapan, pendidikan anak-anak, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati Chyntia dalam sambutannya di hadapan warga.
Selain listrik, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan beras 10 kilogram kepada 10 kepala keluarga di Pulau Buhias. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menghadapi kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dari sektor kesehatan lingkungan, perhatian diberikan kepada warga Kampung Matole melalui bantuan pembangunan septic tank. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung sanitasi yang layak dan menjaga kesehatan masyarakat.
Tidak hanya itu, nelayan Buhias pun menerima bantuan perahu mesin ketinting, sebagai bentuk dukungan terhadap mata pencaharian utama warga pesisir. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan keselamatan nelayan saat melaut.
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia menegaskan bahwa pembangunan di wilayah kepulauan harus dilakukan secara adil dan merata. “Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa masyarakat di pulau-pulau terluar juga merasakan pembangunan,” katanya.

Kepala kampung setempat, Bapak Tatangin, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Bupati yang sudah datang langsung melihat kondisi masyarakat kami,” ujarnya.
Ungkapan serupa juga disampaikan Bapak Bawole, yang menilai bantuan tersebut sangat berarti bagi warga. “Apa yang diberikan ini bukan hanya bantuan, tetapi bukti kepedulian pemerintah kepada kami di kampung,” tuturnya.

Dari kalangan penerima bantuan pangan, Arnol, warga Buhias, mengaku bersyukur atas bantuan beras yang diterimanya. “Bantuan ini sangat membantu kami, apalagi menjelang Natal,” katanya dengan wajah penuh haru.
Seorang warga Buhias yang enggan disebutkan namanya turut mengungkapkan kebahagiaannya. “Yang paling kami rasakan sekarang, listrik sudah menyala. Anak-anak bisa belajar malam hari,” ungkapnya singkat.
Perwakilan nelayan, Ibu Leny, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan perahu mesin. “Torang nelayan merasa diperhatikan. Terima kasih kepada Gubernur lewat Ibu Bupati yang sudah peduli dengan kami,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya terfokus pada infrastruktur besar, tetapi juga pada kebutuhan riil masyarakat di tingkat kampung.
Kehadiran Bupati Chyntia di Buhias dan Matole menjelang Natal menjadi simbol penguatan hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepercayaan.

Dengan listrik yang menyala, bantuan yang diterima, serta perhatian yang dirasakan langsung, masyarakat Buhias dan Matole kini menyongsong Natal 2025 dengan penuh syukur dan harapan akan masa depan yang lebih baik. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









