Aceh Tamiang, TRIBRATA TV
Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau yang diturunkan ke Kabupaten Aceh Tamiang, tidak hanya menyalurkan bantuan. 34 personil ini juga turut membersihkan masjid.
Diketahui bantuan kemanusiaan Pemerintah Provinsi Riau ini resmi dilepas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau pada pada Senin, 8 Desember 2025.
Bantuan yang dibawa terdiri dari 4 truk, 3 mobil Hilux double cabin, serta 1 kendaraan engkel yang mengangkut logistik dan peralatan pendukung.
Kepala Satpol PP Provinsi Riau menegaskan kepada seluruh anggota kehadiran mereka bukan sekadar mengantarkan bantuan logistik. “Kita bukan tukang paket yang hanya mengantar barang. Kita adalah bagian dari harapan masyarakat di sana. Kehadiran kita harus benar-benar bermanfaat, karena kita adalah bagian dari masyarakat itu sendiri,” tegasnya berulang kali sebelum keberangkatan.
Setibanya di Aceh Tamiang, rombongan Satpol PP Provinsi Riau menyalurkan bantuan ke sejumlah lokasi yang sulit dijangkau oleh pendonasi lainnya yang mengantarkan langsung. Bahkan, tim menerobos daerah-daerah terpencil demi memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Para personel juga turut merasakan langsung kehidupan warga setempat dengan bermalam tanpa penerangan dan tanpa jaringan internet.
Selain penyaluran bantuan, Satpol PP Provinsi Riau juga membersihkan Masjid di Kampung Babo, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan tersebut dimulai sejak Kamis hingga malam hari, dan dilanjutkan kembali pada Jumat pagi hingga pukul 11.30 WIB, menjelang pelaksanaan salat Jumat.
Momen haru terjadi sebelum salat Jumat, saat Penghulu Kampung Babo menyampaikan sambutan dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, khususnya Satpol PP Provinsi Riau.
Dengan suara bergetar dan meneteskan air mata, ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja nyata yang telah dilakukan, sehingga membuat seluruh anggota yang hadir turut terharu.
Usai salat Jumat, beberapa kepala dusun dari wilayah lain mendatangi Kepala Satpol PP Provinsi Riau dan meminta bantuan serupa untuk membersihkan masjid di daerah mereka. Permintaan tersebut muncul karena masyarakat setempat merasa kehadiran Satpol PP Provinsi Riau mampu menggugah kepedulian warga lain yang masih disibukkan dengan urusan rumah tangga dan kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat memenuhi seluruh permintaan. Ia menjelaskan kondisi anggota yang sudah bertugas selama lima hari, ditambah perjalanan panjang menuju Pekanbaru, serta keterbatasan sumber air karena pembersihan menggunakan mesin pompa menjadi pertimbangan utama. Meski demikian, ia menegaskan komitmen apabila ada kesempatan di lain waktu, bantuan serupa akan kembali diupayakan.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Riau melalui Satpol PP yang tidak hanya hadir sebagai aparat pelayanan kepada masyarakat. (Samiono)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









