Batang Hari, TRIBRATA TV
Membentuk pemimpin yang berkarakter, jujur dan bertanggung jawab tidak bisa menunggu hingga seseorang dewasa. Para pendidik dan pemerhati pendidikan menegaskan bahwa pendidikan kepemimpinan harus diletakkan sebagai fundamental utama sejak jenjang Sekolah Dasar, agar nilai-nilai luhur tersebut tumbuh menyatu dalam kepribadian anak.
Di usia emas perkembangan ini, anak-anak mulai diajarkan makna sesungguhnya dari kepemimpinan: bukan soal siapa yang paling berkuasa, melainkan kemampuan memimpin diri sendiri terlebih dahulu, lalu mampu membawa lingkungannya ke arah yang lebih baik. Pilar utamanya adalah menumbuhkan rasa tanggung jawab – mulai dari hal sederhana seperti mengerjakan tugas tepat waktu, menjaga kebersihan kelas, berani mengakui kesalahan, hingga merawat barang milik bersama.
Selain itu, kemampuan berkomunikasi yang baik juga dilatih secara berkelanjutan. Anak didorong untuk menyampaikan pendapat dengan sopan, mau mendengarkan ide teman tanpa memotong pembicaraan, serta menghormati dan berbicara dengan santun kepada para guru dan staf sekolah. Komunikasi yang sehat inilah yang menjadi jembatan persaudaraan dan kerjasama antar sesama.
“Jika fondasi ini kokoh sejak Sekolah Dasar, kelak saat mereka tumbuh remaja hingga dewasa, mereka tidak akan kesulitan bekerja sama dalam organisasi, menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, maupun memegang amanah besar di masyarakat,” tutur Adek Miraini, S.Pd., Gr., Guru Kelas 5 SDN 118/I Dusun Ampelu Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi kepada awak media, Jumat (17/7/2026).
Diketahui struktur organisasi kelas 5 SDN 118/I Dusun Ampelu terdiri dari kepengurusan inti dan bidang yakni, ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris, bendahara, bid. keamanan, bid. kerohanian, bid. seni, bid. olahraga, bid. kebersihan, bid. sosial, bid. upacara, dan bid. kokulikuler.
“Organisasi kelas kita terdiri dari kepengurusan inti dan bidang, yakni ketua kelas, wakil ketua kelas, sekretaris, dan bendahara. Dan untuk kepengurusan bidangnya masing masing sebanyak 8 bidang,” jelasnya.
Penerapan nilai ini juga sejalan dengan semangat pembinaan generasi muda di Provinsi Jambi, di mana sekolah menjadi wadah pertama sebelum mereka bergabung dalam kegiatan organisasi pemuda.
“Diharapkan dengan pola pendidikan yang tepat sejak dini, akan terus melahirkan putra-putri terbaik yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga unggul dalam jiwa kepemimpinan dan akhlak mulia,” pungkasnya. (Kurniawan Gusti Nasution)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









