Puluhan Rumah di Sergai Tergenang Air Bah

- Editorial Team

Senin, 16 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sergai, TRIBRATA TV
Akibat intensitas curah hujan yang cukup lebat beberapa hari belakangan ini, sejumlah wilayah di Kabapaten Serdang Bedagai (Sergai) dilanda banjir.

Pantauan TRIBRATA TV, Senin (16/12/2019) di Dusun Tigabelas Huta Lamber Kecamatan Sipispis genangan air masih terlihat menggenangi rumah warga walau dibeberapa rumah sudah mulai mengering.

Namun akibat banjir tersebut menyisakan lumpur yang cukup tebal di lantai rumah warga. Warga terpaksa membersihkan sisa-sisa lumpur dengan menggunakan pompa doorsmeer.

Safi’i Sinaga (53) warga Huta Lamber yang juga anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Marjanji, Sergai menjelaskan air banjir tersebut datang dari sungai kecil yang berada di belakang rumah mereka. “Kalau dulu, banjir membawa pasir, namun kini yang disisakan banjir adalah lumpur,” kata Safi’i.

BACA JUGA  Sungai Kumba Bengkayang Meluap, Tiga Kepala Keluarga Diungsikan

Ketika kita tanya apa sebabnya, Safi’i Sinaga menduga karena tanah bekas kerukan yang dibuat oleh sub kontraktor jalan tol. Ketika hujan datang, tanah tersebut hanyut kebawah dan masuk kedalam sungai. Akibatnya sungai kecil yang dulu punya kedalaman hampir mencapai 3-4 meter sekarang menjadi dangkal.

“Sehingga ketika debit hujan pun tidak terlalu lama, volume air sedikit, sungai sudah banjir,” katanya.

Menurutnya, sebelum ada pengerukan tanah untuk jalan tol, sungainya tidak seperti ini walau hujannya lama tidak menimbulkan banjir. Tapi sekarang walau hujannya sebentar saja, airnya sudah tinggi disebabkan sungai yang diatas sudah dangkal. “Karena banyak tanah yang mengendap di dasar sungai,” ujar Safi’i Sinaga.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sitaro Pantau Kondisi Jalan Longsor dan Banjir Lahar Dingin

Ia mengajurkan agar alur sungai tersebut direvitalisasi dengan mengeruk sungai pakai alat berat. “Kita bermohon kepada pemerintah atau perusahaan sub kontraktor jalan tol untuk melihat derita kami rakyat kecil ini pak. Kami selalu was was dan ketakutan pak kalau sudah turun hujan,takut kejadian seperti yang dulu lagi,” katanya.

Menurutnya warga tidak menghalangi pemerintah membangun jalan tol tapi tolong perhatikan masyarakat yang menjadi korban akibat pembangunan itu.

BACA JUGA  Kapolresta Deli Serdang Tinjau Korban Banjir di Tanjung Morawa

Seluler humas jalan tol tidak aktif saat dihubungi untuk konfirmasi. (H.sitanggang)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Kecelakaan Maut di Kepek Wonosari, Pengendara Honda Beat Meninggal Dunia di Lokasi
Warga Sungai Raya Temukan Mayat Mengapung, Diduga Warga Tayan Hilir yang Hilang
Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat

Berita Lainnya

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:30 WIB

Kecelakaan Maut di Kepek Wonosari, Pengendara Honda Beat Meninggal Dunia di Lokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:19 WIB

Warga Sungai Raya Temukan Mayat Mengapung, Diduga Warga Tayan Hilir yang Hilang

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Berita Terbaru

error: Content is protected !!