Yogyakarta, TRIBRATA TV
Sebanyak 3.830 jemaah haji Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah. Jumlah tersebut meningkat signifikan setelah adanya tambahan kuota sebanyak 601 jemaah dari sebelumnya 3.147 orang.
Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X, menyatakan penyelenggaraan haji tahun ini memiliki keistimewaan karena menjadi momentum awal pengelolaan di bawah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Selain itu, jemaah DIY untuk pertama kalinya diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dan akan menggunakan skema layanan hotel haji.
Menurutnya, inovasi tersebut diharapkan memberikan pengalaman baru bagi jemaah selama menjalankan ibadah. Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dan tetap fokus beribadah di tengah situasi geopolitik Timur Tengah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY, Jauhar Mosthofa, menyampaikan bahwa total 3.830 jemaah terdiri dari jemaah reguler, petugas, dan mutasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 187 jemaah termasuk dalam kategori prioritas lanjut usia.
Data menunjukkan kelompok usia 46–60 tahun mendominasi dengan 1.721 orang, disusul usia 61–75 tahun sebanyak 1.321 orang. Jemaah berusia 13–30 tahun tercatat 124 orang, serta lima jemaah berusia di atas 91 tahun. Dari sisi gender, terdapat 2.095 jemaah perempuan dan 1.757 laki-laki.
Jemaah termuda tercatat berusia 14 tahun asal Bantul, sedangkan jemaah tertua berusia 102 tahun. Seluruh jemaah akan diberangkatkan dalam 11 kelompok terbang (kloter) melalui Bandara Internasional Yogyakarta.
Untuk akomodasi di Arab Saudi, jemaah gelombang pertama akan ditempatkan di wilayah Misfalah, Makkah, dengan jarak sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Transportasi bus shalawat disiapkan selama 24 jam untuk mendukung mobilitas jemaah.
Kementerian memastikan seluruh jemaah telah mengikuti bimbingan manasik haji, baik secara tatap muka maupun daring, guna mematangkan kesiapan ibadah.
Petugas Haji Daerah (PHD) DIY juga telah menjalani pembekalan intensif. Sebanyak 21 petugas akan mendampingi jemaah di 11 kloter, dengan fokus utama pada pelayanan dan menjaga kondisi kesehatan jemaah, khususnya lansia.
Pemberangkatan jemaah haji DIY dijadwalkan mulai berlangsung pada pekan depan. Pemerintah berharap seluruh proses ibadah berjalan lancar, aman, dan jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.(Didik)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online










