Yogyakarta,TRIBRATA.TV – Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan aparatur pemerintah untuk meneladani semangat juang Pangeran Diponegoro melalui penguatan nilai keimanan, kebangsaan, dan kebersamaan.
Ajakan tersebut disampaikan saat Korem 072/Pamungkas menggelar pengajian rutin bulanan di Pendopo Museum Sasana Wiratama Monumen Diponegoro, Jalan HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Yogyakarta, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta lembaga mitra.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polda DIY, Akademi Angkatan Udara (AAU), Lanud Adisutjipto, Lanal Yogyakarta, Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemda DIY, perwakilan Kejaksaan Tinggi DIY, Ketua Baznas DIY, Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta, jajaran Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro, serta para pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menjelaskan bahwa pemilihan Museum Sasana Wiratama sebagai lokasi pengajian memiliki makna historis yang kuat karena menjadi bagian penting dari perjalanan perjuangan Pangeran Diponegoro.
“Melalui kegiatan ini kita tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga mengingat kembali semangat perjuangan Pangeran Diponegoro yang harus terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa,” ujar Danrem.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah. Sebaliknya, nilai tersebut perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui pengabdian, integritas, semangat persatuan, serta penguatan moral dan spiritual.
Karena itu, Danrem menilai pengajian rutin menjadi salah satu media yang efektif untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah DIY.
Selain itu, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial berencana merevitalisasi Museum Sasana Wiratama agar semakin representatif sebagai pusat edukasi sejarah sekaligus wahana pembentukan karakter kebangsaan bagi generasi muda.
“Dengan revitalisasi tersebut, museum diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyimpan sejarah, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang mampu menanamkan nilai patriotisme, nasionalisme, dan semangat pengabdian kepada bangsa,” katanya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz H. Saijan, S.Ag., M.Si. mengajak seluruh peserta untuk terus meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas berbagai nikmat yang telah diberikan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi memperkuat persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberikan manfaat bagi orang lain,” tutur Ustadz H. Saijan.
Ia mengajak seluruh peserta untuk membiasakan diri berbagi kepada sesama, menjaga lisan dari ucapan yang dapat memecah belah, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, mengajak kepada kebaikan, serta menjauhi fitnah dan adu domba yang berpotensi merusak persatuan.
Menurutnya, kehidupan yang damai dan harmonis hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga ukhuwah, memperkuat toleransi, dan mengedepankan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, pelaksanaan pengajian rutin tersebut juga menjadi momentum mempererat komunikasi antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga di DIY. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan maupun menjaga keamanan wilayah.
Melalui kegiatan ini, Korem 072/Pamungkas berharap sinergi lintas sektor terus meningkat sehingga mampu mendukung terciptanya Daerah Istimewa Yogyakarta yang aman, damai, rukun, dan sejahtera. Penguatan nilai spiritual dipandang sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun karakter aparatur sekaligus memperkokoh persatuan bangsa di tengah dinamika kehidupan masyarakat.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









