Job Fair Kota Yogyakarta Buka 2.000 Lowongan Kerja, Digelar 15–16 Juli 2026 di Auditorium LPP Agro Nusantara

- Editorial Team

Senin, 13 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta,TRIBRATA.TV – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) akan menggelar Job Fair Kota Yogyakarta pada 15–16 Juli 2026 di Auditorium LPP Agro Nusantara, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Kegiatan tersebut menghadirkan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan, lengkap dengan jalur khusus bagi penyandang disabilitas dan layanan konsultasi karier bagi para pencari kerja.

Plt Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Patricia Heny Dian Anitasari, SH., M.Hum., mengatakan penyelenggaraan job fair merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini masyarakat dapat memanfaatkan sekitar 2.000 lowongan kerja yang tersedia. Kami juga membuka akses bagi penyandang disabilitas agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan,” kata Patricia.

Selain menghadirkan perusahaan yang membuka rekrutmen secara langsung, Dinsosnakertrans juga menyediakan Career Consulting Clinic. Melalui layanan tersebut, para pencari kerja dapat berkonsultasi mengenai pilihan karier, penyusunan rencana kerja, hingga menentukan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, pengalaman, dan minat masing-masing.

“Kami juga menyediakan Career Consulting Clinic agar masyarakat bisa berkonsultasi dan memilih pekerjaan yang paling sesuai dengan kompetensi mereka,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemkot Yogyakarta mengusung tagline “Transformasi dari Kaum Rebahan Menjadi Kaum Gajian”. Melalui slogan tersebut, pemerintah ingin mendorong masyarakat, khususnya pencari kerja, agar memanfaatkan peluang yang tersedia dan segera memasuki dunia kerja.

Patricia menjelaskan, meskipun Kota Yogyakarta bukan merupakan kawasan industri, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk membuka akses lapangan kerja melalui berbagai sektor, terutama sektor jasa dan bidang usaha lainnya.

“Yogyakarta memang bukan kota industri. Namun, pemerintah tetap bertanggung jawab menghadirkan peluang kerja, baik di sektor jasa maupun sektor usaha lainnya,” jelasnya.

Menurut Patricia, tantangan ketenagakerjaan di Kota Yogyakarta masih cukup besar. Data yang dimiliki pemerintah menunjukkan angka pengangguran masih didominasi kelompok usia sekitar 35 tahun. Oleh sebab itu, penyelenggaraan job fair menjadi salah satu langkah strategis untuk mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan kebutuhan perusahaan.

Pemkot Yogyakarta juga memberikan perhatian terhadap penyandang disabilitas dengan menyediakan sekitar 20 lowongan kerja khusus yang dapat diakses selama pelaksanaan job fair. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan kesempatan kerja yang lebih inklusif.

Tidak hanya memfasilitasi proses rekrutmen, Dinsosnakertrans juga akan melakukan monitoring terhadap peserta yang berhasil diterima bekerja.

“Kami tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga melakukan monitoring setelah mereka diterima bekerja. Dengan begitu kami dapat mengetahui keberlanjutan penempatan tenaga kerja tersebut,” tutur Patricia.

Melalui Job Fair Kota Yogyakarta 2026 yang berlangsung selama dua hari, yakni 15–16 Juli 2026 di Auditorium LPP Agro Nusantara, Pemkot berharap semakin banyak masyarakat memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki. Di sisi lain, perusahaan juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja secara lebih efektif sehingga tercipta sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menekan angka pengangguran di Kota Yogyakarta.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Jamasan Pusaka Tombak Kyai Turunsih Kembali Digelar, Danang: Simbol Berkah dan Pengayoman bagi Warga Sleman
UMY Nonaktifkan Sementara Dosen Farmasi Usai Muncul Dugaan Pelecehan, Investigasi Libatkan Satgas PPKPT
BNNK Sleman dan GIS 3 Yogyakarta Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat PKS P4GN
Kirab Gunungan Meriahkan Jamasan Pusaka Kulon Progo, Pemkab Ingin Jadi Wisata Budaya Unggulan
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pelantikan Pengurus Perbakin DIY 2026-2030, Pembinaan Atlet Jadi Fokus
Kejati DIY Rampungkan Pendataan 380 Titik SPPG MBG, Data Diserahkan ke Jampidsus Kejagung
1.588 Perempuan Pecahkan Rekor MURI Senam Kreasi Penthul Tembem di Gunungkidul
BNN Kabupaten Sleman Gandeng Komunitas Gelar Sembada Bersinar Padel

Berita Lainnya

Senin, 13 Juli 2026 - 17:08 WIB

Jamasan Pusaka Tombak Kyai Turunsih Kembali Digelar, Danang: Simbol Berkah dan Pengayoman bagi Warga Sleman

Senin, 13 Juli 2026 - 16:21 WIB

Job Fair Kota Yogyakarta Buka 2.000 Lowongan Kerja, Digelar 15–16 Juli 2026 di Auditorium LPP Agro Nusantara

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:30 WIB

UMY Nonaktifkan Sementara Dosen Farmasi Usai Muncul Dugaan Pelecehan, Investigasi Libatkan Satgas PPKPT

Minggu, 12 Juli 2026 - 04:44 WIB

BNNK Sleman dan GIS 3 Yogyakarta Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat PKS P4GN

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:08 WIB

Kirab Gunungan Meriahkan Jamasan Pusaka Kulon Progo, Pemkab Ingin Jadi Wisata Budaya Unggulan

Berita Terbaru